Wakil Ketua MPR: PPKM saat libur Natal perlu pengawasan lebih cermat

Wakil Ketua MPR: PPKM saat libur Natal perlu pengawasan lebih cermat

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Kebijakan penerapan level PPKM yang berbeda, sesuai dengan pencapaian sejumlah indikator pengendalian COVID-19 di setiap daerah, cukup sulit....
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbeda level pada pengendalian COVID-19 pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2022 membutuhkan pengawasan yang lebih cermat dan koordinasi yang lebih baik antardaerah.

"Kebijakan penerapan level PPKM yang berbeda, sesuai dengan pencapaian sejumlah indikator pengendalian COVID-19 di setiap daerah, cukup sulit dilakukan tanpa pengawasan dan kolaborasi yang baik antarpemangku kepentingan di daerah," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, Senin (6/12), Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM level 1—3 di Jawa dan Bali sampai 13 Desember 2021, sedangkan untuk wilayah yang berada di luar Jawa dan Bali, PPKM level 1-3 diperpanjang hingga 23 Desember 2021.

Pada periode PPKM kali ini, sebanyak 129 kabupaten/kota berada di Level 1, 193 kabupaten/kota berada di Level 2, 64 kabupaten/kota berada di Level 3.

Sebelumnya, Pemerintah sempat merencanakan untuk menerapkan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah di Indonesia sebagai persiapan menjelang liburan Natal dan tahun baru.

Dengan capaian level PPKM di Jawa dan Bali yang membaik saat ini, Lestari memperkirakan potensi terjadi peningkatan pergerakan orang pada liburan Natal dan tahun baru akan cukup besar.

Kebijakan ini, kata Rerie (sapaan akrab Lestari), menuntut kesiapan para pemangku kepentingan dalam upaya pengendalian pergerakan masyarakat.

Ketidaksiapan dalam mengantisipasi dampak dari kebijakan yang diambil itu, lanjut Rerie, berpotensi memicu peningkatan kasus positif COVID-19 di sejumlah daerah.

Oleh karena itu, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menegaskan bahwa kesiapan para pemangku kepentingan dalam melakukan testing, tracing, dan treatment, serta mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan harus dapat berjalan dengan baik.

Rerie berharap semua pihak mengedepankan langkah pencegahan penyebaran COVID-19 sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Dengan demikian, virus corona di Tanah Air bisa terus dikendalikan dengan efektif.


#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua

Baca juga: KSP gelar forum konsolidasi penanganan COVID-19 di Yogyakarta

Baca juga: Perkuat prokes jelang libur Natal dan tahun baru

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Epidemiolog sebut tingkat fatalitas kasus COVID-19 masih terkendali

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar