Saham Australia berakhir lebih tinggi setelah RBA menahan suku bunga

Saham Australia berakhir lebih tinggi setelah RBA menahan suku bunga

Ilustrasi - Sejumlah pegawai sedang memperhatikan monitor bursa saham Australia (ASX). ANTARA/REUTERS/David Gray/am.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia berakhir lebih tinggi pada Selasa, naik untuk sesi ketiga berturut-turut, menyusul keputusan bank sentral untuk menahan suku bunga dan ketika kekhawatiran seputar varian virus corona Omicron mereda setelah para ahli mengatakan jenis baru tidak akan berbahaya seperti Delta.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia terangkat 0,95 persen atau 68,80 poin lebih tinggi menjadi menetap di 7.313,90 poin, dengan saham sektor energi dan perjalanan memimpin kenaikan. Indeks acuan telah ditutup 0,05 persen lebih kuat pada Senin (6/12/2021).

Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, sesuai dengan ekspektasi pasar, dan terjebak dengan rencana pembelian obligasi, tetapi menyesuaikan pernyataan kebijakannya untuk memungkinkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum 2023.

"RBA terjebak mendorong gelembung-gelembung aset dan berharap itu tidak salah. Jika Fed AS bergerak ke tapering lebih cepat minggu depan untuk mempersiapkan beberapa kenaikan suku bunga tahun depan, RBA harus mengikuti atau menghadapi inflasi yang tinggi," kata Mathan Somasundaram, kepala eksekutif di Deep Data Analytics.

Pejabat tinggi penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci mengatakan, mengacu pada varian virus corona baru, "sejauh ini sepertinya tidak ada tingkat keparahan yang besar."

Saham sektor perjalanan dan pariwisata rebound setelah para ahli medis membicarakan risiko dari varian Omicron. Perusahaan manajemen perjalanan Flight Center Travel Group, Corporate Travel Management dan Webjet melonjak antara 2,8 persen dan 5,4 persen, sementara maskapai Qantas Airways melambung 5,0 persen dalam sesi terbaiknya sejak 8 November.

Saham sektor energi menguat 2,07 persen setelah harga minyak rebound hampir 5,0 persen semalam. Beach Energy Ltd menjadi top gainer dengan kenaikan 4,27 persen, diikuti oleh Oil Search Ltd.

Oil Search yang berfokus pada Papua Nugini bertambah 3,53 persen setelah pembelian 8,8 miliar dolar Australia (6,23 miliar dolar AS) oleh Santos Ltd mendapat dukungan luar biasa dari para pemegang sahamnya.

Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru menguat tipis 0,10 persen atau 12,07 poin menjadi menetap di 12.609,88 poin.

Baca juga: Wall Street naik saat Omicron reda, Indeks Dow Jones melonjak 646 poin
Baca juga: Saham Inggris berakhir positif, indeks FTSE 100 melonjak 1,54 persen

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar