Saham Jepang ditutup melonjak, Nikkei catat kenaikan tertinggi 1 bulan

Saham Jepang ditutup melonjak, Nikkei catat kenaikan tertinggi 1 bulan

Ilustrasi - Pergerakan saham di Bursa Efek Tokyo, Jepang. ANTARA/REUTERS/ISSEI KATO/pri. (ANTARA/REUTERS/ISSEI KATO)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Jepang ditutup melonjak pada perdagangan Selasa, dengan indeks Nikkei meraih kenaikan terbesarnya dalam lebih dari sebulan, karena kekhawatiran atas dampak varian virus corona Omicron mereda, membantu investor untuk membeli saham murah, seperti SoftBank Group dan saham terkait perjalanan.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berakhir 1,89 persen atau 528,23 poin lebih tinggi menjadi 28.455,60 poin, menandai persentase kenaikan terbesar sejak 1 November. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas melonjak 2,17 persen atau 42,31 poin menjadi menetap di 1.989,85 poin.

Saham-saham Jepang juga mengikuti Wall Street lebih tinggi karena investor menyambut beberapa pernyataan positif dari pejabat tinggi AS tentang varian terbaru.

Baca juga: Bursa Jepang menguat terangkat SoftBank dan saham perjalanan

"Kami memiliki rincian lebih lanjut tentang Omicron dan tampaknya dampaknya tidak akan terlalu serius. Itu telah memberikan kelegaan kepada investor," kata Kazuharu Konishi, kepala ekuitas di Mitsubishi UFJ Kokusai Asset Management.

SoftBank Group, investor perusahaan rintisan teknologi global yang menyeret Nikkei jatuh di sesi sebelumnya, melonjak 7,94 persen dan merupakan pencetak persentase keuntungan terbesar pada indeks.

Saham-saham yang akan mendapat manfaat dari pembukaan kembali ekonomi menguat, dengan maskapai penerbangan dan operator kereta api memimpin kenaikan di antara 33 sub-indeks industri bursa, masing-masing melonjak 4,17 persen dan 3,06 persen.

Baca juga: Saham Jepang berakhir lebih rendah, indeks Nikkei tergerus 0,36 persen

Maskapai penerbangan Japan Airlines terangkat 4,6 persen dan operator kereta api West Japan Railway bertambah 4,97 persen.

Layanan daring terkait perjalanan Open Door melonjak 7,66 persen dan Airtrip juga terangkat 7,66 persen.

"Pasar telah bergejolak secara global. Tetapi volatilitas ini menunjukkan bahwa pasar bergerak karena spekulasi dari investor jangka pendek," kata Shigetoshi Kamada, manajer umum di departemen riset di Tachibana Securities.

Ada 218 kenaikan pada indeks Nikkei melawan 6 penurunan.

Nippon Suisan Kaisha anjlok 5,6 persen, menjadi pencetak kerugian terbesar, diikuti oleh Z Holdings yang kehilangan 2,7 persen dan Konami Holdings melemah 1,29 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Malam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar