PPKM Level 3, kapasitas ibadah Natal di gereja dibatasi 50 persen

PPKM Level 3, kapasitas ibadah Natal di gereja dibatasi 50 persen

Arsip foto - Umat Katolik bersiap mengikuti Misa Malam Natal dengan pembatasan sosial di Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar, Bali, Kamis (24/12/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyesuaikan aturan kapasitas ibadah Natal di gereja sebesar 50 persen saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada akhir tahun.

Pemprov DKI menerapkan PPKM Level 3 selama 10 hari terhitung sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Baca juga: DKI terapkan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1430 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3.

"Dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 3 dengan maksimal 50 persen kepasitas atau 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," demikian bunyi ketentuan dalam Kepgub tersebut yang dikutip di Jakarta, Selasa.

Pada poin selanjutnya, disebutkan bahwa kegiatan ibadah di gereja saat Natal 2021 dilaksanakan dengan ketentuan di gereja maupun secara daring.

Baca juga: Wagub DKI ingatkan warga waspadai varian baru COVID-19

Kemudian, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan pemeriksaan (skrining) saat masuk dan keluar gereja.

Adapun peningkatan level PPKM diterapkan guna menekan penularan COVID-19 saat Natal dan Tahun Baru 2022.

Pemprov DKI menilai momentum libur biasanya diikuti peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 sehingga harus dilakukan langkah pencegahan salah satunya dengan melakukan pembatasan aktivitas masyarakat lebih ketat.

Baca juga: Mal buka sampai pukul 21.00 WIB pada akhir tahun

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bali di PPKM level 2, Denpasar lakukan pembatasan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar