UE dukung kemitraan Jakarta-Berlin bangun ekonomi digital-inklusif

UE dukung kemitraan Jakarta-Berlin bangun ekonomi digital-inklusif

Ilustrasi - FIntech, salah satu jenis industri yang berkembang pesat di era ekonomi digital. ANTARA/Shutterstock/am

Jakarta (ANTARA) - Uni Eropa (UE) mendukung kemitraan antara kota Jakarta dan Berlin dengan berbagai proyek Smart Change yang didanai UE, guna memberdayakan pengusaha, pemerintah, dan masyarakat untuk bahu-membahu membangun ekonomi yang inklusif dan digital

"Uni Eropa dengan senang hati mendukung kemitraan Jakarta Berlin yang memberdayakan pengusaha, pemerintah dan warga negara untuk bekerja bahu membahu untuk membentuk ekonomi yang inklusif dan digital," kata Kepala Kerja Sama Delegasi UE untuk Indonesia, Thibaut Portevin, dalam rilis di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pihaknya percaya bahwa masa depan akan dibentuk oleh jaringan global yang cerdas, dengan akses global kepada finansial, pasar, talenta, inovasi, infrastruktur, dan mitra strategis.

Seperti diketahui, sebagai salah satu pencapaian proyek Smart Change, Pemerintah Kota Jakarta dan Berlin menyelenggarakan Future City Forum 2021 yang bertujuan untuk memberdayakan ekosistem kewirausahaan di Jakarta.

Baca juga: Airlangga : Generasi muda game changer ekonomi era digital

Forum yang dikemas dalam tiga hari ini dilaksanakan guna memberikan wawasan dan paparan mengenai keterkaitan antar kegiatan di dalam proyek dan menghubungkan pemain ekosistem baik dari sektor publik dan swasta, organisasi nasional dan internasional dan lembaga akademis.

Future City Forum 2021 dilaksanakan bekerja sama dengan Prasetia Dwidharma & Dwidharma Media dengan topik "Resilient Entrepreneurship Ecosystem: An engine for job creation and inclusive growth in Indonesia".

Pada hari pertama, forum secara khusus berfokus pada Jakarta sebagai lokasi inovasi dan penciptaan lapangan kerja. Peluncuran gelombang pertama Future City Accelerators akan memberdayakan pengusaha, bisnis, dan lembaga pemerintah untuk menavigasi kemitraan publik-swasta di sektor perawatan kesehatan selama pandemi.

Sementara itu, Direktur Jakarta Smart City (Badan Layanan Umum di bawah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta) Yudhistira Nugraha menyatakan, pihaknya fokus tentang bagaimana kita membangun ekosistem dengan kolaborasi melalui keterlibatan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga: Literasi digital penting bagi perlindungan konsumen belanja daring

"Kolaborasi bagi Jakarta adalah pendekatan pembangunan yang utama. Startup merupakan salah satu tonggak untuk semakin memajukan layanan publik dan memecahkan tantangan dan permasalahan perkotaan. Melalui Jakarta Future City Hub kami berencana untuk membangun laboratorium hidup, ruang inovasi dan teknologi guna memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk untuk meningkatkan kualitas hidupnya," ujarnya.

Hari terakhir akan ditutup dengan Demo Day dan Closing Ceremony dari Program Designer Lab, sebuah kegiatan Smart Change yang baru saja diluncurkan pada September 2021 oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Demo Day kali ini akan menampilkan hasil kerja para Startup Support Organizations yang dikembangkan selama bootcamp yang dilaksanakan pada bulan September dan Oktober 2021 dan memberikan sertifikasi kepada organisasi. Satu organisasi dari peserta yang tampil akan diberikan kesempatan untuk melaksanakan program yang dipresentasikan untuk dikembangkan di kota dan wilayah lain di Indonesia melalui Make IT Alliance.

Seperti diketahui, Smart Change dijalankan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Negara Bagian Berlin. Proyek ini mempromosikan pembangunan perkotaan terintegrasi melalui kemitraan kota, serta mendukung kerja sama segitiga dengan Bangkok.

Kemitraan ini mendukung Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan dengan mempercepat transformasi digital dan program transformasi Smart City 4.0 di Jakarta. Proyek ini merupakan hasil kerja sama jangka panjang dalam kerangka kemitraan kota kembar Berlin-Jakarta dan platform startup Jerman-Asia, serta jaringan Asia Berlin.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bonus demografi potensi besar Indonesia jadi produsen ekonomi digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar