Laporan dari Kuala Lumpur

Sabah dan Petronas sepakati pembangunan industri minyak dan gas

Sabah dan Petronas sepakati pembangunan industri minyak dan gas

Ketua Menteri Sabah Haji Hajiji Haji Noor bersama Pimpinan Petronas Mohd Bakke Salleh menyaksikan majelis menandatangani Perjanjian Kerjasama Komersial atau Commercial Collaboration Agreement (CCA) antara Sabah dengan Petroliam Nasional Berhad (Petronas) di Menara Kinabalu, di Kota Kinabalu pada Selasa. (ANTARA Foto/Ho-PMO) (1)

CCA yang ditandatangani bersama oleh Sabah dan Petronas di Kota Kinabalu hari ini, merupakan sebuah tanda dalam usaha bersama pembangunan industri minyak dan gas di Sabah
Kuala Lumpur (ANTARA) - Pemerintah menghormati pencapaian pemufakatan antara Pemerintah Negeri Sabah dengan Petroliam Nasional Berhad (Petronas) dalam isu berkaitan industri minyak dan gas di negeri tersebut melalui perjanjian kolaborasi komersial atau commercial collaboration agreement (CCA).

"CCA yang ditandatangani bersama oleh Sabah dan Petronas di Kota Kinabalu hari ini, merupakan sebuah tanda dalam usaha bersama pembangunan industri minyak dan gas di Sabah," ujar Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob di Kinabalu, Selasa.

Dia mengatakan kerjasama strategis ini akan memberi dampak limpahan ekonomi yang lebih menyeluruh di Sabah.


Baca juga: Pengusaha Sabah hadiri sosialisasi perdagangan KRI Tawau

Perjanjian ini juga akan memperbolehkan Pemerintah Negeri Sabah memainkan peranan yang lebih besar dalam mengembangkan industri minyak dan gas melalui usaha yang erat bersama Petronas.

Di samping itu, kerjasama ini akan membuka peluang perniagaan yang lebih luas kepada perusahaan-perusahaan setempat untuk berkecimpung di dalam industri minyak dan gas di Sabah.

Baca juga: Raja batalkan Pemilu sela di Sabah untuk cegah COVID-19

Pada waktu yang sama, ujar dia, Petronas akan terus memainkan peranan sebagai perusahaan minyak dan gas milik negara dengan kuasa penuh dalam mengawal pembangunan industri minyak dan gas secara menyeluruh, selaras dengan undang-undang negara.

"Permufakatan yang berhasil dicapai sesungguhnya melambangkan komitmen Pemerintah Federal untuk bekerjasama dengan Pemerintah Negeri Sabah bagi memastikan pembangunan yang inklusif agar manfaat pembangunan negara dapat dinikmati bersama secara lebih adil dan seksama," katanya.

Baca juga: Menaker: Penempatan PMI ke Malaysia akan sesuai protokol COVID-19

Baca juga: Menaker: Sistem satu kanal dapat tekan penyaluran PMI tak prosedural

 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polairud Kepri selamatkan 22 CPMI dari aksi penyelundupan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar