Saham Jerman finis di zona hijau, indeks DAX 40 melambung 2,82 persen

Saham Jerman finis di zona hijau, indeks DAX 40 melambung 2,82 persen

Bursa Saham Frankfurt, Jerman. ANTARA/Reuters.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman berakhir di zona hijau pada perdagangan Selasa waktu setempat (7/12/2021), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt melambung 2,82 persen atau 433,15 poin menjadi menetap di 15.813,94 poin.

Indeks DAX 40 terangkat 1,39 persen atau 210,81 poin poin menjadi 15.380,79 poin pada Senin (6/12/2021) setelah merosot 0,61 persen atau 93,13 poin menjadi 15.169,98 poin pada Jumat (3/12/2021) dan anjlok 1,35 persen atau 209,56 poin menjadi 15.263,11 poin pada Kamis (2/12/2021).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 39 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara hanya satu saham yang mengalami kerugian.

Baca juga: Saham Jerman "rebound", Indeks DAX 40 melonjak 210,81 poin

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Volkswagen AG, perusahaan manufaktur otomotif multinasional Jerman yang berkantor pusat di Wolfsburg melejit 8,63 persen menjadi pencetak keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham Jerman perpanjang penurunan, indeks DAX 40 merosot 0,61 persen
Baca juga: Saham Jerman ditutup di zona merah, indeks DAX 40 tergerus 1,35 persen


Disusul oleh saham perusahaan induk yang melalui anak perusahaannya menawarkan pengembangan, produksi, dan penjualan mobil bersama dengan jasa keuangan Porsche Automobil Holding SE yang melambung 8,46 persen, serta perusahaan penyedia layanan pemesanan dan pengiriman makanan daring Eropa Delivery Hero melonjak 7,82 persen.

Di sisi lain, satu-satunya saham unggulan yang menderita kerugian adalah RWE AG, perusahaan energi multinasional Jerman yang berkantor pusat di Essen dengan harga sahamnya kehilangan 0,31 persen.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar