Gubernur Sulteng minta bupati/wali kota kurangi mobilitas masyarakat

Gubernur Sulteng minta bupati/wali kota kurangi mobilitas masyarakat

Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura. ANTARA/Muhammad Hajiji.

Pencegahan penularan COVID-19 harus terus kita tingkatkan, salah satunya dengan mengurangi mobilitas masyarakat.
Palu (ANTARA) - ​​​​Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura meminta 12 bupati dan satu wali kota di Sulteng untuk mengurangi mobilitas masyarakat demi mencegah penularan dan peningkatan kasus COVID-19.

"Pencegahan penularan COVID-19 harus terus kita tingkatkan, salah satunya dengan mengurangi mobilitas masyarakat," ucap Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat dihubungi dari Palu, Rabu.

Pernyataan Gubernur Rusdy Mastura dikeluarkan setelah Pemerintah Pusat meminta pemda untuk meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat umum, karena terdapat 21 daerah di Tanah Air dengan kenaikan kasus COVID-19 pada awal Desember 2021.

"Kita harus memiliki komitmen yang kuat dan harus bekerja keras untuk menangani dan mencegah penyebaran COVID-19 secara optimal," kata Rusdy Mastura.

Baca juga: Satgas COVID-19: Mobilitas masyarakat tetap dibatasi di libur Natal

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura mendorong satuan tugas penanganan COVID serta pemerintah daerah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kinerja terkait dengan pencegahan penularan COVID-19.

Gubernur mengemukakan bahwa kasus positif COVID di Provinsi Sulteng telah menunjukkan penurunan yang signifikan. Bahkan beberapa kabupaten berhasil turun level PPKM dari  tiga menjadi dua dan satu.

Kabupaten Morowali, misalnya, sebut Gubernur menjadi  kabupaten yang saat ini berstatus level satu PPKM. Kemudian, terdapat tujuh kabupaten/kota di Sulteng berada pada level dua PPKM.

"Selebihnya masih berada di level tiga PPKM, namun begitu Sulteng sudah turun level PPKM," sebut Gubernur.

Kondisi ini, kata Gubernur, menunjukkan bahwa pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota serta Pemprov Sulteng serius dalam penanganan pencegahan dan penularan COVID.

Akan tetapi, ia mengemukakan, kondisi tersebut, jangan sampai membuat semua pihak termasuk pemerintah dan masyarakat lengah, sehingga mengabaikan protokol kesehatan.

"Oleh karena itu pemerintah daerah kabupaten dan kota dalam momentum Natal dan tahun baru ini, harus benar-benar memantau dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Baca juga: Waspadai mobilitas saat libur panjang meski PPKM diterapkan tak merata

Gubernur Rusdy Mastura juga meminta  pemerintah kabupaten/kota di Sulteng  mengurangi mobilitas masyarakat jelang dan pada  Natal dan tahun baru, agar kasus positif COVID tidak bertambah.

Selain itu, Gubernur Rusdy Mastura juga meminta  pemda kabupaten/kota agar mempercepat realisasi vaksinasi COVID, sebagai upaya membentuk kekebalan komunal.

"Vaksinasi harus dilakukan oleh pemerintah daerah, agar terbentuk kekebalan komunal dari COVID-19. Hal ini dapat dilakukan dengan komitmen yang kuat oleh pemerintah daerah kabupaten/kota," ujarnya.

Gubernur berharap pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan komitmennya untuk mencegah penularan COVID-19, dengan optimalisasi vaksinasi, serta membatasi mobilitas masyarakat dan mengontrol tempat-tempat wisata lokal.

 

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gubernur Sulteng sembuh dari COVID-19, Wagub masih isolasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar