Polres Nunukan kejar target vaksinasi dengan kunjungi warga ke pelosok

Polres Nunukan kejar target vaksinasi dengan kunjungi warga ke pelosok

Warga menunggu giliran mendapat vaksin Sinovac saat giat serbuan vaksin COVID-19 bagi masyarakat Maritim Sebatik di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (25/9/2021). ANTARA FOTO/Indra/mz/rwa.

banyak warga yang ber KTP Nunukan setelah didatangi rumahnya, orangnya tidak ada
Nunukan (ANTARA) - Polres Nunukan mengejar target 70 persen vaksinasi COVID-19 pada akhir tahun 2021 dengan langsung mengunjungi kediaman warga hingga ke pelosok-pelosok kampung

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto, Rabu, menjelaskan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo  kepada jajaran kepolisian agar terus menggenjot vaksinasi di daerah masing-masing minimal 70 persen dari jumlah penduduknya.

Instruksi inilah yang menjadi perhatian jajaran kepolisian di Kabupaten Nunukan dimana capaian vaksinasi masih sangat rendah hingga Nopember 2021 masih kurang dari 60 persen.

Oleh karena itu, upaya yang dilakukan Polres Nunukan dengan menggunakan sistem jemput bola mendatangi rumah-rumah penduduk hingga ke pelosok kampung  untuk menjaring lebih banyak lagi peserta vaksin.

Setelah melakukan  vaksinasi "door to door"  sejak 1 Desember 2021, Ricky mengaku laporan dari polsek-polsek  masyarakat yang belum vaksin masih cukup tinggi.

Beberapa kejadian, masyarakat sudah datang ke lokasi vaksinasi massal tetapi pulang sebelum divaksin karena tidak rela mengantre. Alasannya waktunya untuk ke kebun terbuang percuma.

Kemudian Polres Nunukan juga memperhatikan kurangnya capaian vaksinasi di Kabupaten Nunukan disebabkan sebagian masyarakat yang ber KTP daerah itu tidak ada di tempat.

Lalu, sebagian juga adalah  TKI dari Sabah yang mungkin berangkat lagi ke negeri jiran untuk bekerja.

"Jadi banyak warga yang ber KTP Nunukan setelah didatangi rumahnya, orangnya tidak ada ditempat. Sebagian lagi adalah eks TKI dari Sabah (Malaysia) yang mungkin bekerja atau mencari pekerjaan di daerah lain," beber Ricky.

Kapolsek Nunukan Kota Iptu Supangat menyatakan khusus di wilayah hukumnya di dua kecamatan di Pulau Nunukan diperkirakan masyarakat yang telah divaksin sudah mencapai 60 persen. Namun riilnya tidak diketahui secara pasti karena data masing-masing instansi baik kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan masih berbeda-beda.
Baca juga: BP2MI Nunukan tegaskan WNI/TKI yang dipulangkan sudah vaksin kedua
Baca juga: Setelah divaksin, Bupati Nunukan akui kondisi tubuhnya normal
Baca juga: Vaksin mulai didistribusikan ke perbatasan Malaysia di Nunukan

Pewarta: Rusman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia harus bersiap akhiri darurat pandemi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar