Sekjen PBB jalani isolasi usai kontak dengan penderita COVID

Sekjen PBB jalani isolasi usai kontak dengan penderita COVID

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara pada acara SDG Moment sebagai bagian dari Debat Umum Sidang Umum ke-76 Majelis Umum PBB di Balai Sidang Umum PBB di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, di New York, AS, Senin (20/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/John Angelillo/RWA/aa

PBB (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menjalani isolasi mandiri usai melakukan kontak dengan seseorang yang terbukti positif COVID-19, demikian disampaikan juru bicaranya, Farhan Haq.

"Ia tidak bergejala dan sebelumnya dinyatakan negatif. Untuk mengantisipasi, ia membatalkan semua jadwalnya dan akan bertugas dari rumah sampai dilakukan pemeriksaan pada Kamis 9 Desember," tulis Haq kepada para wartawan peliput  kegiatan di PBB, Selasa.

Sekjen sebelumnya dijadwalkan menghadiri acara Dana Tanggap Darurat Pusat PBB pada Rabu dan pada Kamis (9/12) berbicara dalam debat terbuka Dewan Keamanan tentang keamanan dalam konteks terorisme dan perubahan iklim.

Undangan sebagai tamu kehormatan di gala tahunan Asosiasi Koresponden PBB di Manhattan pada Rabu malam juga dibatalkan.

Pria berusia 72 tahun itu termasuk warga New York pertama yang disuntik vaksin COVID-19 tahap satu pada akhir Januari 2021 dan tahap dua pada beberapa pekan berikutnya.

Guterres lantas melanjutkan suntik vaksin tahap tiga pada 26 November.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Presiden Brazil jalani isolasi COVID usai hadiri Majelis Umum PBB

Baca juga: Sekjen PBB tegur dunia soal distribusi vaksin yang tidak adil


 

Sekjen PBB serukan gencatan senjata dan perangi COVID-19

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar