PLN Bali sediakan stasiun pengisian daya kendaraan listrik

PLN Bali sediakan stasiun pengisian daya kendaraan listrik

Sejumlah peserta mengikuti Rally Motor Listrik di Bali. ANTARA/HO-PLN UID Bali

kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi, sehingga ramah lingkungan dan mampu membentuk citra positif di mata masyarakat internasional,
Badung (ANTARA) - PLN UID Bali berkomitmen mendukung dalam mempercepat program pemerintah yakni kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) salah satunya dengan terus menyediakan charging station untuk pengisian daya kendaraan listrik.

Penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) salah satunya dilakukan pada kegiatan Rally Motor Listrik pertama di Indonesia yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Bali beberapa waktu yang lalu.

"Para pemilik kendaraan bermotor listrik yang membutuhkan daya listrik saat mengikuti Rally Motor Listrik beberapa waktu yang lalu melakukan pengisian daya di SPLU yang telah kami sediakan,” ujar Senior Manager PLN UID Bali Martindar Jalu Respati dalam keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Ia mengatakan, bentuk dukungan PLN utamanya adalah penyediaan infrastruktur kelistrikan bagi masyarakat pengguna kendaraan, sehingga masyarakat makin teredukasi bahwa memiliki kendaraan listrik sekarang ini sudah semakin nyaman, aman, dan murah.

Selain itu, pada kegiatan tersebut PLN UID Bali menyediakan lokasi pengisian daya untuk kendaraan listrik milik para peserta reli sebagai salah satu wujud komitmen dalam membantu peningkatan pembangunan daerah melalui kepariwisataan untuk mewujudkan Sapta Pesona serta kegiatan masyarakat.

"Yang terpenting adalah kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi, sehingga ramah lingkungan dan mampu membentuk citra positif di mata masyarakat internasional,” katanya.

Martindar Jalu Respati menjelaskan, saat ini di wilayah Provinsi Bali telah tersedia 77 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota di Pulau Bali.

Rencananya, untuk menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mendatang, PLN akan membangun 21 unit SPKLU untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan internasional di Bali itu.

"Era kendaraan listrik sudah di depan mata, tugas PLN adalah memastikan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung hal tersebut, sehingga masyarakat semakin yakin untuk bermigrasi ke kendaraan listrik," katanya.


Baca juga: Pemerintah bangun 122 stasiun isi daya kendaraan listrik hingga April
Baca juga: PLN telah bangun 47 SPKLU, dukung ekosistem kendaraan listrik
Baca juga: PLN Jakarta berencana tambah 11 unit pengisian daya kendaraan listrik
Baca juga: PLN operasikan SPKLU "fast charging" perdana di Kalimantan

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gubernur Erzaldi Rosman dan PLN resmikan SPKLU pertama di Babel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar