Peninggian tanggul Dermaga Sunda Kelapa tunggu Rencana Induk Pelabuhan

Peninggian tanggul Dermaga Sunda Kelapa tunggu Rencana Induk Pelabuhan

Aktivitas bongkar muat kapal yang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa saat tergenang oleh air laut karena rob pada Jumat (3/12/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara menyatakan peninggian tanggul kawasan dermaga pelabuhan tersebut menunggu tindak lanjut Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang diajukan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa.

Baca juga: Kelurahan Ancol sediakan 3.000 paket makanan per hari buat warga

"Tapi intinya sudah bergerak ke peninggian tanggul. Yang kami tunggu, RIP yang sudah diajukan KSOP kepada Pemprov Juli tahun ini. Karena dokumen RIP menjadi syarat untuk mengurus AMDAL," ujar General Manajer Pelindo Cabang Sunda Kelapa Kurnia Jaya saat dihubungi ANTARA di Jakarta Utara, Rabu.

Dokumen tersebut diperlukan untuk mengurus perizinan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

Secara khusus, ia menyebut kalau rencana peninggian tanggul itu di luar pengerjaan tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang akan dibangun Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sepanjang pesisir utara Jakarta.

"Jadi untuk yang penanggulangan rob, Pelindo ada program juga terkait peninggian tanggul itu di sepanjang kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa," ujar Kurnia.

Tanggul yang akan ditinggikan diperkirakan memiliki panjang 900 meter. Kurnia mengatakan sudah memiliki desain dan anggaran terkait proyek tanggul tersebut.

Baca juga: Petugas tangani kebocoran dinding pembatas di Ancol

Adapun rencana itu sudah disampaikan secara resmi melalui surat kepada Pemprov DKI Jakarta sejak Juli melalui Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa.

"Kalau kami prinsipnya kan perizinan lingkungannya harus terpenuhi dulu. Untuk pembangunan, kami enggak berani juga kalau perizinan lingkungan belum terpenuhi nanti dipermasalahkan. Ya intinya itu, tapi kami sudah mengarah ke sana (peninggian tanggul)," tutur Kurnia.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan tanggul di kawasan dermaga dan muara Jakarta Utara perlu segera ditinggikan untuk memaksimalkan penanganan rob di wilayah itu.

Secara khusus, Ali menyoroti ketinggian tanggul di Pelabuhan Sunda Kelapa yang menyebabkan limpasan air laut saat pasang masuk sampai ke pemukiman warga RW 08 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Kami akan cek juga apakah Pelindo sudah bersurat untuk peninggian, nanti dipastikan, karena ini kan harus ada inisiatif juga dari Pelindo untuk meninggikan dermaga dari Sunda Kelapa ini," kata Ali saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Selasa.

Baca juga: Wali Kota: Tanggul kawasan dermaga dan muara Jakut perlu ditinggikan

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Banjir landa Pekalongan, ratusan warga terdampak mengungsiĀ 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar