Satu sembuh dari COVID-19, sisa 5 warga Batam yang masih positif

Satu sembuh dari COVID-19, sisa 5 warga Batam yang masih positif

Ilustrasi - Seorang warga meninggalkan RSKI Pulau Galang setelah dinyatakan sembuh dari COVID-19 di Batam. (ANTARA/ Pradanna Putra Tampi)

Batam (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan seorang sembuh sehingga totalnya 24.996 yang pulih dari paparan Virus Corona, pada Rabu, dan tersisa lima yang masih positif.

Juru Bicara COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah dalam keterangan yang dibagikan menyebutkan dengan seorang sembuh, maka kini tinggal lima orang yang masih dalam perawatan.

Disebutkan pula, pada hari ini tidak terdapat tambahan warga yang terkonfirmasi positif, demikian pula yang meninggal, sehingga total kasus COVID-19 sebanyak 25.843 orang dengan korban meninggal 842 orang.

"Tingkat kesembuhan 96,723 persen, tingkat kematian 3,258 persen, dan kasus aktif 0,019 persen.

Baca juga: Batam kekurangan tempat tidur karantina COVID-19 untuk PMI

Baca juga: Satgas vaksinasi COVID-19 1.600 pekerja migran di Kota Batam


Sementara itu, penyebaran virus corona masih tersebar ke pulau penyangga. Dari tiga kecamatan hinterland, satu di antaranya zona kuning dengan seorang yang positif COVID-19 yaitu Belakangpadang.

Sedangkan dua kecamatan hinterland lainnya zona hijau yaitu Galang dan Bulang.

Di pulau utama, dari sembilan kecamatan, enam di antaranya zona hijau yaitu Sekupang, Batuampar, Bengkong, Nongsa, Sei Beduk, dan Sagulung.

Sedang tiga kecamatan lainnya zona kuning yaitu Lubukbaja, Batam Kota dan Batuaji.

Disebutkan, dari 842 kasus meninggal di Batam, 433 di antaranya tanpa komorbid, dan 409 lainnya dengan komorbid.

Penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah Diabetes Melitus sebanyak 216 kasus, Hipertensi sebanyak 182 kasus, dan Pneumonia sebanyak 104 kasus.

Sementara itu, hasil asesmen situasi COVID-19 Batam per 4 Desember 2021 adalah level 1.

Disebutkan penilaian transmisi komunitas tingkat 1 dengan kasus konfirmasi 0,13 per 100 ribu penduduk per pekan, rawat inap 0,26 per 100 ribu penduduk per pekan, dan kematian 0,00 per 100 ribu penduduk per pekan.

Lalu untuk testing dinilai memadai, dengan positivity rate 0,01 persen per pekan, penelusuran juga dinilai memadai dengan rasio kontak erat yang diperiksa 19,0 per kasus konfirmasi per pekan, dan perawatan memadai dengan 1,5 persen BOR per pekan.

Begitu pula dengan vaksinasi dinilai memadai.*

Baca juga: Pemkot usul PMI tidak dikarantina COVID-19 di Batam

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Batam capai 99,13 persen

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar