PLN berupaya pulihkan listrik Sulselrabar yang terdampak cuaca ekstrem

PLN berupaya pulihkan listrik Sulselrabar yang terdampak cuaca ekstrem

Ilustrasi. Personil PLN saat melakukan upaya menjaga keandalan listrik bagi masyarakat Sulsel. ANTARA Foto/HO-Humas PLN

Sudah 208 gardu listrik yang berhasil dinormalkan, semoga ke depannya lebih banyak lagi karena kami masih berjibaku...
Makassar (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengupayakan pemulihan listrik yang terdampak cuaca ekstrem pada wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar).

General Manager PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar Awaluddin Hafid di Makassar, Selasa, mengemukakan 79 persen dari 994 gardu listrik tengah dalam progres pemulihan hingga pukul 18.00 WITA.

"Sudah 208 gardu listrik yang berhasil dinormalkan, semoga ke depannya lebih banyak lagi karena kami masih berjibaku untuk mengembalikan kondisi gardu dalam keadaan normal," katanya.

Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kata Awaluddin, PLN terus berupaya memulihkan jaringan listrik yang terganggu akibat pohon tumbang. Sementara untuk wilayah yang tergenang banjir, PLN memastikan banjir telah surut dan aman sebelum menyalakan aliran listrik kembali.

PLN menerjunkan 419 personel untuk memulihkan 994 gardu terdampak dari 26 unit layanan pelanggan di wilayah Sulselrabar, dengan 85.179 pelanggan terdampak.

Baca juga: Gubernur Sulbar apresiasi gerak cepat PLN pulihkan listrik

Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pare-pare menjadi unit dengan gardu terbanyak yang terdampak cuaca ekstrem yakni 375 gardu dengan total 37.250 pelanggan.

Awaluddin menjelaskan demi keselamatan, PLN akan melakukan tindakan pengamanan dengan upaya pemadaman sementara apabila ketinggian air sudah mencapai gardu panel.

Maka dari itu, kata dia, masyarakat diminta bersabar jika terjadi pemadaman karena cuaca ekstrem demi kebaikan bersama.

"Untuk di rumah pelanggan, diimbau kepada masyarakat untuk mematikan aliran listrik atau mcb demi keselamatan," ujar Awaluddin.

Ia mengingatkan agar matikan instalasi listrik di dalam rumah, cabut colokan listrik, dan pindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi, saat banjir. Apabila listrik tidak padam saat banjir, lanjutnya, masyarakat dapat segera menghubungi PLN. Sementara saat banjir surut, masyarakat diminta pastikan alat elektronik benar-benar kering sebelum dipakai kembali.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila melihat gardu panel yang sudah tergenang, segera melaporkan ke PLN," ujarnya.

Baca juga: PLN pulihkan aliran listrik 2.035 pelanggan di Ulumanda Sulbar
 
 

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

 Wali Kota Ambon resmikan SPKLU pertama di Maluku

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar