Formula 1

Statistik Grand Prix Abu Dhabi

Statistik Grand Prix Abu Dhabi

Pendukung Orange Army bergembira saat pebalap F1 Red Bull, Max Verstappen melakukan lintatasan selebrasi usai menjuarai balapan di sirkuit Zandvoort, Belanda (5/9/2021). ANTARA/AFP/Kenzo Tribouillard/aa. (AFP/KENZO TRIBOUILLARD)

Jakarta (ANTARA) - Berikut ini statistik untuk balapan penutup musim Formula 1 2021 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, seperti dilansir Reuters.

Jarak lap: 5,281km
Jarak total balapan: 306,183km (58 lap)
Pole position 2020: Max Verstappen (Belanda) Red Bull 1:35,246
Juara 2020: Verstappen
Start: 13:00 GMT atau 20:00 WIB

Abu Dhabi
Balapan di Sirkuit Yas Marina berjalan berlawanan arah jarum jam. Mercedes telah memenangi enam dari tujuh Grand Prix terakhir yang digelar di sana.

Lima pebalap yang berada di grid musim ini telah merasakan kemenangan di Yas Marina. Mereka adalah Sebastian Vettel (2009,2010, dan 2013), Lewis Hamilton (2011, 2014, 2016, 2018, 2019), Kimi Raikkonen (2012), Valtteri Bottas (2017), Verstappen (2020)

Hamilton telah lima kali start dari pole position di sana.

Hanya satu kali balapan dimenangi oleh pebalap yang tidak start dari baris terdepan yaitu Kimi Raikkonen ketika berseragam tim Lotus pada 2012.

Baca juga: GP Abu Dhabi: Hamilton atau Verstappen juara dunia F1 2021?

Jumlah Kemenangan
Hamilton memegang rekor 103 kemenangan dalam kariernya, 82 di antaranya diraih bersama Mercedes, dari 287 start. Dia telah naik podium selama 181 kali.

Pemuncak klasemen sementara dari tim Red Bull, Max Verstappen telah menang sembilan kali musim ini dibandingkan delapan yang diraih Hamilton. Sergio Perez (Red Bull), Esteban Ocon (Alpine), Daniel Ricciardo (McLaren) dan Valtteri Bottas (Mercedes) masing-masing mengantongi satu kemenangan.

Ferrari mengoleksi 238 kemenangan sejak 1950, McLaren 183, Williams 114, dan Red Bull 74.

Baca juga: Verstappen paling bersalah sebabkan tabrakan dengan Hamilton di Jeddah

Pole position
Hamilton meraih 103 pole position dalam kariernya dan telah memenangi 61 balapan dari posisi start terdepan. Rekan satu timnya, Valtteri Bottas merebut empat pole position musim ini.

Sementara itu Verstappen sembilan kali start terdepan pada 2021, sedangkan Charle Leclerc membawa Ferrari tercepat di kualifikasi Grand Prix Azerbaijan dan Monako. Lando Norris mempersembahkan pole untuk McLaren di Rusia.

Klasemen Kejuaraan
Verstappen dan Hamilton imbang dalam raihan poin yaitu 369,5 setelah 21 balapan. Verstappen unggul jumlah kemenangan yaitu sembilan dibandingkan dengan delapan yang dipegang Hamilton.

Ini untuk kedua kalinya dalam sejarah F1 pebalap berada dalam poin yang sama sebelum balapan penutup musim. Momen serupa yang pertama kali terjadi pada 1974.

Hal itu berarti apabila Hamilton gagal finis atau tak mencetak poin, maka Verstappen juara dunia.

Atau apabila Hamilton finis P9 dan Verstappen finis P10 dengan satu poin bonus untuk lap tercepat, maka sang pebalap Belanda akan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.

P10 untuk Hamilton di saat Verstappen finis di luar zona poin namun dengan lap terbaik maka sang pebalap Inggris akan menjadi juara dunia untuk kedelapan kalinya, karena poin lap tercepat hanya diberikan kepada pebalap yang finis sepuluh besar.

Baca juga: Hamilton redam Verstappen di tengah kacaunya GP Arab Saudi

Sementara itu di gelar konstruktor juga masih terbuka saat Mercedes mengantongi keunggulan 28 poin dari Red Bull, dengan 44 poin maksimal tersedia akhir pekan ini.

Di belakang kedua tim itu, Ferrari berpeluang juga merebut peringkat tiga konstruktor dengan bekal keunggulan 38,5 poin atas McLaren.

Valtteri Bottas dan Sergio Perez telah mengamankan peringkat tiga dan empat di klasemen pebalap namun pertarungan untuk peringkat lima akan ketat di saat Charles Leclerc unggul empat poin saja dari Lando Norris, yang terpaut 4,5 poin dari Carlos Sainz.

Mercedes memiliki peluang menjadi tim pertama yang memenangi delapan gelar konstruktor secara beruntun. Ferrari pernah menang enam kali mulai 1999-2004. Sedangkan rentetan empat gelar diraih McLaren pada 1988-1991, demikian pula Red Bull yang melakukan hal sama pada 2010-2013.

Perpisahan
GP Abu Dhabi akan menjadi balapan terakhir bagi juara dunia 2007 Kimi Raikkonen yang bakal pensiun.

Itu juga akan menjadi penampilan terakhir bagi Valtteri Bottas untuk Mercedes sebelum menempati bangku yang ditinggalkan Raikkonen di Alfa Romeo untuk musim depan.

Sementara George Russell akan menjalani penampilan terakhirnya bersama tim Williams sebelum menggantikan Bottas.

Antonio Giovinazzi juga akan melakukan perpisahan dengan Alfa Romeo akhir pekan nanti.

Sedangkan Honda bakal undur diri dari F1 setelah selama tiga tahun terakhir menjadi pemasok mesin tim Red Bull.

Musim ini juga akan menjadi kali terakhir fan melihat ban 13 inci di mobil para pebalap di saat F1 beralih ke ban 18 inci musim depan sebagai salah satu perubahan dalam regulasi teknis mereka.


 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar