Kejari Bangka Barat salurkan makanan siap santap ke korban banjir

Kejari Bangka Barat salurkan makanan siap santap ke korban banjir

Penyaluran bantuan kepada korban banjir pasang di Mentok dari Kejaksaan Negeri Bangka Barat diterima Kepala BPBD Bangka Barat. ANTARA/ Donatus Dasapurna

merupakan kegiatan dalam program Jaksa Peduli Jaksa Berbagi
Mentok, Babel (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar bakti sosial dengan menyalurkan makanan siap santap kepada warga korban banjir pasang di Kecamatan Mentok.

"Kami berharap bantuan sebanyak 100 bungkus makanan siap santap ini bisa meringankan beban warga sekaligus sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para korban dan warga terdampak," kata Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Bangka Barat Agung Trisa Fadilah Burdan di Mentok, Kamis.

Ia mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Pos TNI AL Mentok dan secara simbolis diterima langsung Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi.

"Selanjutnya bantuan tersebut langsung diserahkan kepada warga yang berhak menerima, khususnya mereka yang terdampak banjir pasang di lokasi tersebut," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan bakti sosial merupakan kegiatan dalam program Jaksa Peduli Jaksa Berbagi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Dalam dua hari terakhir beberapa lokasi di Kecamatan Mentok terendam air akibat terjadinya banjir pasang air laut tinggi karena hujan dengan intensitas tinggi bersamaan dengan pasang air laut tinggi yang terjadi di daerah itu.

"Bakti sosial merupakan salah satu wujud rasa kemanusiaan, kami berharap melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kekerabatan, dan mengajari kami untuk terus berbagi dan saling menolong," katanya.

Kepala kejaksaan Negeri Bangka Barat Helena Octavianne mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rutin membersihkan saluran air atau selokan sebagai upaya pencegahan bencana banjir.

Pola hidup bersih, sehat dan peduli lingkungan akan meminimalkan risiko bencana yang lebih besar karena di daerah itu pada saat musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi akan mengakibatkan terjadinya banjir pasang.

Berdasarkan data awal dari BPBD Kabupaten Bangka Barat, banjir pasang saat ini masih terjadi dan mengakibatkan sebanyak 116 rumah terendam air setinggi sekitar 60 hingga satu meter.

Saat ini ratusan petugas gabungan masih berada di lokasi untuk membantu melakukan evakuasi harga benda milik warga dan mendirikan dapur umum untuk penyediaan makanan bagi para korban dampak banjir pasang tersebut.
Baca juga: Bangka Barat dirikan dapur umum bantu warga terdampak banjir pasang
Baca juga: BPBD Bangka Barat: 116 rumah terendam akibat banjir pasang
Baca juga: Pemkab Bangka Barat apresiasi peran FKUB cegah perpecahan

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jaksa peduli COVID-19 sasar sopir angkutan kota

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar