UNICEF peringatkan soal malnutrisi, penyakit migran anak di Meksiko

UNICEF peringatkan soal malnutrisi, penyakit migran anak di Meksiko

Para migran pencari suaka di Amerika Serikat minum kopi saat mereka menunggu permintaan mereka diproses, di sebuah perkemahan migran yang didirikan di tempat umum di Reynosa, Meksiko, Jumat (3/12/2021). REUTERS/Daniel Becerril/rwa/cfo (REUTERS/DANIEL BECERRIL)

Ada banyak orang dan saat ini sangat memprihatinkan karena COVID-19
Mexico City (ANTARA) - Ribuan migran anak-anak dan remaja yang tinggal di kamp darurat di Meksiko selatan berisiko kekurangan nutrisi, penyakit dan berpotensi dipisahkan dari keluarga mereka, menurut Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), Rabu.

Berkemah di luar stadion sepakbola di selatan kota Tapachula, ribuan migran termasuk banyak anak yang menanti respons atas permintaan suaka atau visa kemanusiaan mereka.

Pressia Arifin-Cabo, wakil deputi untuk UNICEF Meksiko mengatakan dalam rekaman video bahwa situasinya kritis.

“Ada banyak orang dan saat ini sangat memprihatinkan karena COVID-19,” katanya.

Baca juga: Otoritas Meksiko temukan ratusan migran asal 12 negara di dalam truk

“Sampahnya juga banyak, tidak ada tempat di mana mereka dapat mengakses air, mencuci atau memenuhi kebutuhan gizi mereka,” katanya.

Arifin-Cabo mengatakan UNICEF khususnya prihatin terhadap kemungkinan pemisahan keluarga dan banyak keluarga yang kehilangan dokumen selama perjalanan mereka ke utara.

Tapachula sudah menjadi titik pertemuan untuk puluhan ribu migran yang berangkat dengan karavan ke utara negara itu.

Otoritas Meksiko sudah berupaya untuk membongkar kamp dekat perbatasan Guatemala dan mulai mengirimkan migran dari Tapachula ke beberapa wilayah lain serta menjanjikan untuk mengatur situasi mereka.

Baca juga: Meksiko pulangkan 129 migran lagi ke Haiti

Otoritas Imigrasi Meksiko dan badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk menyediakan bantuan bagi anak-anak dan remaja tidak dengan segera berkomentar.

Sebanyak 40 persen dari 84.600 pelamar pengungsi di Meksiko adalah anak di bawah umur, menurut data resmi.

Banyak yang berharap untuk akhirnya meminta suaka di Amerika Serikat yang pekan lalu meluncurkan kembali Protokol Perlindungan Migran (MPP) yang kontroversial.

Protokol itu mewajibkan pencari suaka menunggu di Meksiko untuk dengar pendapat imigrasi AS.

Sumber:Reuters

Baca juga: AS akan ulangi program Trump paksa pencari suaka tunggu di Meksiko

Penerjemah: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Debut publik dua macan tutul di kebun binatang Peru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar