Phapros dan ASDP Indonesia Ferry kolaborasi pasok kebutuhan obat

Phapros dan ASDP Indonesia Ferry kolaborasi pasok kebutuhan obat

Direktur Pemasaran PT Phapros Tbk Tri Andayani (tengah) berbincang dengan Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Indonesia M Yusuf Hadi (kanan). ANTARA/HO-Phapros.

Kerja sama dalam peningkatan branding ini menjadi semangat baru, baik bagi ASDP maupun Phapros untuk bersama-sama mengembangkan pasar
Jakarta (ANTARA) - PT Phapros Tbk dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkolaborasi untuk memasok dan mendistribusikan kebutuhan obat-obatan dan vitamin yang meningkat di tengah pandemi.

Direktur Pemasaran Phapros Tri Andayani mengatakan kerja sama kedua perusahaan dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergi antara BUMN serta membuka peluang yang lebih luas dalam upaya menyehatkan masyarakat.

"Sinergi tersebut sangat dibutuhkan oleh Phapros, karena dengan menguatkan sinergi antarperusahaan atau anak perusahaan BUMN, akan membuka peluang usaha yang lebih luas lagi untuk membantu pemerintah dalam menyehatkan masyarakat, utamanya di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini," ujar Anda, panggilan akrabnya, dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Melalui kerja sama tersebut, lanjut Anda, Phapros berpeluang memasok kebutuhan vitamin dan obat-obatan, termasuk Antimo, kepada penumpang feri milik ASDP. Selain itu, Phapros juga dapat melakukan branding produk pada moda transportasi laut tersebut.

Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Indonesia M. Yusuf Hadi menyambut baik kerja sama dengan Phapros, yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai perusahaan yang fokus pada pengembangan dan produksi obat-obatan.

"Harapan kami, kerja sama dalam peningkatan branding ini menjadi semangat baru, baik bagi ASDP maupun Phapros untuk bersama-sama mengembangkan pasar. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, kebutuhan distribusi obat relatif tinggi," ujar Yusuf.

Yusuf juga berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung pendistribusian produk farmasi anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk itu.

"Sebagai BUMN yang menyediakan jasa penyeberangan, lanjutnya, ASDP melayani pengguna jasa dari ujung paling timur hingga paling barat Indonesia. Tentunya menjadi jembatan bagi pendistribusian logistik di Tanah Air, dan juga sebagai bentuk peningkatan pelayanan ASDP di sektor kesehatan," kata Yusuf.

Baca juga: Emiten farmasi Phapros bidik potensi pengembangan obat herbal
Baca juga: Phapros pastikan kegiatan operasional sesuai prokes selama masa PPKM
Baca juga: Laba bersih ASDP melonjak, capai Rp212 miliar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menteri BUMN paparkan kebutuhan tahun 2045

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar