Padang (ANTARA) - Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat sore, memutus akses jalan nasional yang menghubungkan provinsi Sumbar dengan Bengkulu.

"Material longsor menutup akses jalan, sampai malam ini pengerjaan serta pembersihan terus dilakukan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal dihubungi dari Padang, Jumat.

Ia menyebutkan titik longsor itu terjadi di Luwung, Kecamatan Bayang, kemudian Batang Kapas Kecamatan Batang Kapas, dan Bukit Pulai Kecamatan Batang Kapas.

"Untuk membersihkan material longsor malam ini dikerahkan alat berat dari pemerintah kabupaten serta pemerintah provinsi," katanya.

Baca juga: Warga Pesisir Selatan ditemukan tewas tertimbun longsor

Baca juga: Jalur Sungaipenuh-Pesisir Selatan sudah bisa dilalui kendaraan


Ia menerangkan bencana longsor itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah setempat sejak Jumat pagi.

Selain melumpuhkan akses jalan, longsor juga dilaporkan mendampak pada salah satu rumah warga di Lakitan Tengah, Lengayang.

BPBD tetap mengimbau warga agar tetap hati-hati berkendara dalam kondisi hujan, terutama ketika melintas di titik rawan longsor.

Pada bagian lain, banjir juga dilaporkan terjadi di lima titik kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan yakni Tapan, Batang Kapas, Lengayang, Silaut, dan Tarusan.

Banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian rata-rata satu hingga dua meter, sedangkan di dalam rumah warga mencapai setengah meter.

Hingga pukul 19.30 WIB tim BPBD beserta insan kebencanaan masih di lokasi untuk memberikan pertolongan dan evakuasi, sementara itu hujan masih terus mengguyur kawasan setempat.

"Jadi sampai malam ini fokus kami adalah menyelamatkan serta mengevakuasi warga yang butuh evakuasi," kata Doni.*

Baca juga: Banjir dan longsor landa Pesisir Selatan

Baca juga: Tim SAR pesisir selatan bersihkan material longsor

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2021