Jakarta (ANTARA) - Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat pada Rabu (22/12) mengumumkan telah membuka penyelidikan terhadap 580.000 unit Tesla karena adanya fitur game "Passenger Play" pada layar mobil listrik yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Penyelidikan itu menyasar Tesla Model 3, Model S, Model X, dan Model Y tahun pembuatan 2017-2021.

Pada sederet mobil itu terdapat fitur permainan "Passenger Play" yang disinyalir dapat "mengalihkan perhatian pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan," kata NHTSA dilansir Reuters, Kamis.

NHTSA mengatakan telah "mengonfirmasi bahwa fitur itu tersedia sejak Desember 2020 pada kendaraan Tesla yang dilengkapi game 'Passenger Play'." Kendati demikian, NHTSA menjelaskan bahwa fitur game itu sebelumnya cuma bisa dimainkan saat mobil dalam posisi parkir.

Adapun keputusan untuk membuka penyelidikan terkait risiko kecelakaan didasari atas laporan bahwa "game Tesla terlihat dari kursi pengemudi dan dapat diaktifkan saat mobil berjalan."

Tesla belum memberikan komentar atas masalah tersebut.

Bukan cuma Tesla, pada 29 November, Mercedes-Benz menarik 227 kendaraan di AS untuk model S580, EQS450, EQS580, dan S500 akibat sistem layar infotainment yang bisa menampilkan tayangan televisi saat mobil berjalan. Hal itu dinilai dapat mengganggu konsentrasi pengemudi.



Baca juga: Penjualan kendaraan energi baru di China melonjak pada November

Baca juga: Selain untuk pasar Amerika, Tesla tidak layani pemesanan Model X dan S

Baca juga: Gigafactory Tesla di Shanghai kirim 400.000 lebih kendaraan dalam 11 bulan pertama 2021
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021