counter

Emis, Pemulung Karawang Entaskan Kemiskinan Diri

Karawang (ANTARA News) - Seorang mantan pemulung di Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang kini mengelola usaha kerajinan dari barang bekas mampu memperoleh penghasilan hingga jutaan rupiah perbulannya.

Warga Dusun Sukagalih, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari Emis Ida Sabtu, menyatakan, telah memanfaatkan limbah industri berbentuk tali jenis polyester menjadi berbagai jenis perabotan rumah tangga dan aksesoris lainnya dari anyaman tali.

"Hanya dengan modal yang tidak terlalu besar, tetapi bisa memperoleh keuntungan besar sampai jutaan rupiah. Jadi, saya memilih untuk menggeluti kerajinan dengan memanfaatkan tali polyster ini," kata Emis.

Diantara kerajinan yang dihasilkan dengan memanfaatkan tali polyster itu ialah bakul, kipas nasi, tempat nasi, tas, dan berbagai jenis perabotan rumah tangga lainnya.

Ia mengaku terinspirasi untuk melakukan usaha kerajinan itu saat dirinya merasa lelah menjadi pemulung.

Saat itu, kata Emis, dirinya mencoba-coba untuk menganyam tali-tali yang diperoleh dan ternyata hasil kerajinannya positif. Hingga kini usahanya masih digeluti.

Menurut dia, hasil kerajinannya yang sudah digeluti selama sekitar delapan bulan itu kini sudah masuk pasaran serta sudah diminati pasaran lokal Karawang.

Setiap harinya, ia mengaku mampu memproduksi hingga 20 jenis barang perabotan rumah tangga dan aksesoris lain. Untuk harga jualnya mencapai Rp25.000 sampai Rp100.000 per produk. (MAK/M027/K004)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Ratusan pemulung di Batam terdaftar jaminan sosial ketenagakerjaan

Komentar