Rupiah awal pekan ditutup jatuh, dipicu sentimen pengetatan The Fed

Rupiah awal pekan ditutup jatuh, dipicu sentimen pengetatan The Fed

Ilustrasi - Pekerja menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Rabu (5/1/2022). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

Dolar AS mampu rebound seiring pandangan bahwa langkah pengetatan Federal Reserve sebagian besar dihargai pasar
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup melemah, dipicu sentimen kebijakan pengetatan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed).

Rupiah sore ini ditutup melemah 28 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.324 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.296 per dolar AS.

"Dolar AS mampu rebound seiring pandangan bahwa langkah pengetatan Federal Reserve sebagian besar dihargai pasar," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Selain itu selera risiko yang lebih lemah di pasar keuangan membuat investor menghindari mata uang yang lebih berisiko.

Dolar yang naik lebih dari enam persen terhadap mata uang utama pada 2021, sempat berada di bawah tekanan minggu ini meskipun Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa ekonomi AS siap untuk memulai kebijakan moneter yang lebih ketat dan data menunjukkan kenaikan tahunan terbesar inflasi dalam hampir empat dekade.

Di sisi lain pelaku pasar tetap mengkhawatirkan kasus terinfeksi varian COVID-19 Omicron yang terus mengalami kenaikan di sejumlah wilayah.

Baca juga: Rupiah melemah jelang rilis neraca perdagangan Desember

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Minggu (16/1) kemarin mencapai 855 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,27 juta kasus. Khusus untuk kasus terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron, saat ini totalnya mencapai 748 kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 3 kasus sehingga totalnya mencapai 144.170 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 710 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,12 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 8.605 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 176,3 juta orang dan vaksin dosis kedua 119,75 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.329 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.310 per dolar AS hingga Rp14.335 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin ditutup melemah ke posisi Rp14.323 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.310 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah akhir pekan ditutup turun tipis, pasar pesimis pada ekonomi AS
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar