Kemarin, Bahaya unggah NFT KTP hingga BamBam GOT7 "comeback"

Kemarin, Bahaya unggah NFT KTP hingga BamBam GOT7 "comeback"

Grup idola K-pop GOT7. ANTARA/Twitter/GOT7Official.

Jakarta (ANTARA) - Pengamat teknologi menilai fenomena swafoto dengan identitas (KTP) untuk ditransaksikan menjadi Non-Fungible Token atau NFT "sangat berbahaya" dan secara etika juga tidak dapat dibenarkan untuk diperjualbelikan dalam bentuk apapun.

Solois dan anggota grup musik GOT7 BamBam merilis mini album solo barunya "B" bersama dengan video musik untuk lagu judulnya bertajuk "Slow Mo".

Ragam kabar menarik telah kami bagikan Selasa (18/1) kemarin dan masih hangat untuk anda simak hari ini, selengkapnya.

1.Ketahui bahaya swafoto KTP-el menjadi NFT

NFT menjadi sebuah perbincangan hangat warganet Indonesia dalam beberapa waktu terakhir berkat Ghozali Ghozalu yang meraup untung dari unggahan selfienya di platform NFT.

Namun, tak lama muncul sejumlah "karya" yang diperjualbelikan adalah swafoto dengan membawa KTP, yang sangat berbahaya bagi keamanan digital masyarakat.

2.Perbedaan insentif PPnBM otomotif tahun 2022 dengan 2021

Pemerintah resmi memperpanjang pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk produk otomotif di 2022, setelah Presiden Joko Widodo memberikan lampu hijau.

3.Kominfo: Infrastruktur ASO tahap satu telah siap 100 persen

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan persiapan Analog Switch Off (ASO) tahap pertama sudah mencapai 100 persen dari segi infrastruktur.

4.CDC sebut masker kain tak efektif tangkal Omicron

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut masker kain sudah tak efektif menangkal virus corona varian Omicron, dibanding masker bedah atau respirator.

5.BamBam GOT7 kembali lewat "Slow Mo" dan mini album "B"

"Slow Mo" menggabungkan ketukan drum hip-hop di atas indie bass line dan pop top line. Solois internasional Pink Sweat$ turut terlibat mengerjakan komposisi dan lirik untuk lagu tersebut, dan BamBam juga berpartisipasi dalam penulisan liriknya.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar