Kontes bakat "The Voice of Holland" dilanda skandal #MeToo

Kontes bakat "The Voice of Holland" dilanda skandal #MeToo

Acara pencarian bakat “The Voice of Holland”. (ANTARA/HO-ITV Studios)

Jakarta (ANTARA) - Acara pencarian bakat “The Voice of Holland” telah dihentikan penayangannya dari saluran televisi RTL setelah muncul tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan anggota krunya.

Dikutip dari Reuters pada Kamis, skandal itu mengancam akan mempengaruhi tokoh-tokoh lain di industri media dan hiburan dalam momen #MeToo pertama di Belanda sejak gerakan itu mencuat secara global sekitar empat tahun lalu untuk menghentikan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Pada Rabu (19/1), jaksa setempat mengatakan kepada Reuters terdapat dua saksi yang telah mengajukan laporan kepada polisi mengenai “pelanggaran tidak senonoh” yang terkait dengan acara televisi tersebut.

Baca juga: Aktor Cuba Gooding Jr dituntut dengan tuduhan kasus perkosaan

Seorang pengacara yang mewakili rapper Belanda, Ali Bouali, mengatakan kepada kantor berita ANP bahwa dua laporan tersebut diajukan terhadap kliennya. Ali B. merupakan salah satu pelatih lama di “The Voice of Holland”.

“Ali B. sepenuhnya menyangkal bahwa dia melakukan tindakan ilegal,” kata pengacara Bart Swiers.

“The Voice of Holland” telah menjadi salah satu acara televisi paling populer di Belanda selama bertahun-tahun. Acara ini merupakan versi asli Belanda dari acara pencarian bakat global “The Voice” yang telah menelurkan versi lokal di lebih dari 150 negara di dunia.

Pada akhir pekan lalu, RTL mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah menarik acara itu setelah mendapat laporan mengenai “tuduhan perilaku seksual yang tidak dapat diterima dan penyalahgunaan kekuasaan”.

Setelah pengumuman pernyataan RTL, pemimpin band “The Voice of Holland” Jeroen Rietbergen mengakui perilaku seksual yang tidak pantas dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke berbagai media Belanda dan setelah mengundurkan diri dari acara tersebut.

Pihak RTL juga telah menghubungi ITV Studios selaku produser acara. Keduanya sepakat untuk segera memulai penyelidikan independen. Perusahaan mengatakan penyelidikan itu bertujuan untuk mengetahui gambaran lengkap tentang apa yang terjadi dan mendorong korban atau saksi untuk berbicara dalam penyelidikan.

“Prioritas tertinggi kami adalah menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua orang yang berpartisipasi dan mengerjakan acara kami, ITV Studios memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap jenis perilaku yang dikatakan telah terjadi,” kata ITV Studios kepada Associated Press.

Baca juga: Kisah Bill Cosby yang akhirnya bebas dari penjara

Baca juga: Pengacara sebut R.Kelly nyaris ditikam di dalam penjara

Baca juga: Angelina Jolie bertengkar dengan Brad Pitt gara-gara Harvey Weinstein

Penerjemah: Rizka Khaerunnisa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar