Piala Afrika

Pantai Gading paksa juara bertahan Aljazair angkat koper lebih awal

Pantai Gading paksa juara bertahan Aljazair angkat koper lebih awal

Para pemain tim nasional Aljazair (ki-ka) Yacine Brahimi, Farid Boulaya dan Ramiz Zerrouki tampak kecewa setelah angkat kaki dari Piala Afrika 2021 setelah dikalahkan Pantai Gading dalam pertandingan penyisihan Grup E di Stadion Japoma, Douala, Kamerun, Kamis (20/1/2022) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/Thaier Al-Sudani)

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Pantai Gading memaksa Aljazair yang berstatus juara bertahan angkat koper lebih awal dari Piala Afrika 2021 setelah mengalahkan lawannya itu dengan skor 3-1 dalam laga pemungkas penyisihan Grup E di Stadion Japoma, Douala, Kamerun, Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

Meski lebih banyak menguasai bola, Aljazair hanya bisa memperoleh satu gol hiburan yang dicetak Sofiane Bendebka setelah gawang mereka bergantian dibobol oleh Franck Kessie, Ibrahim Sangare dan Nicolas Pepe.

Aljazair pulang dari Kamerun dengan raihan hanya satu poin dan finis sebagai juru kunci klasemen akhir Grup E, sementara Pantai Gading lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin, demikian catatan situs resmi CAF.

Sang juara bertahan sebetulnya nyaris membuka keunggulan lebih dulu melalui Ismael Bennacer pada menit ke-21, sayang tembakan Pemain Terbaik Piala Afrika 2021 itu masih membentur tiang gawang.

Semenit kemudian rekan setim Bennacer di AC Milan, Kessie justru berhasil membawa Pantai gading memimpin dengan sepakan kaki kirinya menyelesaikan umpan kiriman Pepe.

Aljazair berusaha membalas ketika memperoleh situasi sepak pojok pada menit ke-27, tetapi sundulan Ramy Bensebaini masih melenceng di sisi gawang.

Baca juga: Bungkam Sudan 1-0, Mesir lolos ke 16 Besar Piala Afrika

Pantai Gading menggandakan keunggulan mereka enam menit jelang turun minum ketika bola tendangan bebas Serge Aurier disambut tandukan tajam Sangare yang gagal diantisipasi kiper Rais M'Mbolhi dan skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Unggul dua gol membuat Pantai Gading tampil lebih percaya diri memasuki babak kedua dan mampu memperlebar marjin setelah Pepe memanfaatkan operan Sebastien Haller untuk membuat gawang Aljazair kebobolan lagi pada menit ke-54.

Aljazair memperoleh kesempatan untuk membalas saat memenangi hadiah tendangan penalti tiga menit kemudian, tetapi Riyad Mahrez yang menjadi algojo mendapati eksekusinya menghantam tiang gawang.

Upaya Aljazair membalas akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72 ketika Bendebka, yang masuk menggantikan Bennacer, menanduk umpan sepak pojok Aissa Mandi.

Sayangnya, Aljazair gagal melanjutkan momentum mereka dibendung pertahanan rapat yang digalakkan Pantai Gading.

Pantai Gading malahan menjebol gawang Aljazair lagi pada menit ketiga injury time melalui Haller, tetapi sayang gol itu dianulir VAR karena offside dan skor 3-1 terpampang ketika peluit bubaran terdengar.

Baca juga: Nigeria musnahkan asa Guinea-Bissau dengan menang 2-0

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar