Mengapa kulit ketiak rentan iritasi?

Mengapa kulit ketiak rentan iritasi?

Ilustrasi - Ketiak. ANTARA/Pixabay.

Jakarta (ANTARA) - Berbeda dengan kulit wajah yang kerap mendapat perhatian khusus dalam hal perawatan, salah satu bagian kulit tubuh yang jarang mendapat perhatian adalah kulit ketiak. 

Padahal, meski jarang terlihat, seiring dengan gaya hidup yang terus berkembang mulai dari banyaknya aktivitas, tingkat stres, beragamnya jenis makanan dan minuman yang kita konsumsi sampai dengan cara kita berbusana, ketiak yang tidak dirawat dengan baik, selain dapat menimbulkan bau badan juga dapat terlihat kusam hingga menghitam serta bertekstur kasar.

Hal ini tentu dapat membuat Anda kurang nyaman dalam beraktivitas, bahkan bisa mengurangi rasa percaya diri. Karena berbeda dari kulit tubuh bagian lain, kulit di area ketiak lebih rentan iritasi. Apa alasannya?

Dokter spesialis kulit dr. Nessya Dwi Setyorini, dikutip dari keterangan resmi, menjelaskan, “Dibandingkan kulit tubuh bagian lainnya, kulit ketiak memiliki ketebalan lapisan kulit, jumlah kelenjar keringat dan folikel rambut yang berbeda."

Baca juga: Pertolongan pertama saat "bruntusan" pada ketiak

Nessya menuturkan, kulit ketiak ada di area lipatan, tertutup dan sering bergesekan, sehingga rentan iritasi dan berpotensi menjadi tempat bersarangnya bakteri, jamur dan organisme tertentu yang seringkali memunculkan masalah-masalah kulit.

Selain mandi secara teratur, untuk mendapatkan kulit ketiak yang sehat terawat, dokter menyarankan untuk menghindari kebiasaan bercukur, memilih pakaian yang baik untuk kulit, menjaga keseimbangan pola makan, serta menggunakan produk perawatan kulit salah satunya deodoran.

Mengingat kulit ketiak merupakan kulit yang sensitif, dia pun mengingatkan agar lebih cermat dalam memilih deodoran agar tidak merusak kulit dan keseimbangan alami mikrobioma pada kulit ketiak tetap terjaga.

Selain memilih deodoran yang dapat mengatasi keringat berlebih dan melindungi dari bakteri penyebab bau badan, Anda juga sebaiknya memilih deodoran yang memiliki manfaat tambahan lain seperti merawat dan menutrisi kulit ketiak.

NIVEA meluncurkan rangkaian deodoran yang terdiri dari empat varian yang mengandung ekstrak 8 superfood kaya nutrisi dan antioksidan tinggi. Deodoran ini juga diperkaya dengan tambahan kandungan lain yang tidak hanya mampu membantu melindungi kulit ketiak dari keringat berlebih dan bau badan, tetapi juga memiliki fungsi dalam merawat kesehatan kulit ketiak, seperti menghaluskan, mencerahkan serta meratakan warna kulit ketiak.

Senior Brand Manager NIVEA Deodorant Sabrina Diandra menjelaskan, "Kami secara khusus memformulasikan rangkaian deodoran terbaru ini dengan memanfaatkan keahlian NIVEA yang telah terpercaya dalam memberikan perawatan terbaik untuk kulit.”

Terdiri dari 4 varian, masing-masing varian juga diperkaya dengan kandungan bahan aktif lain yang memiliki fungsi dan manfaat tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yakni Extra Brightening yang diperkaya Micro Vitamin C, 8 Superfood, dan ekstrak Licorice yang dapat menutrisi kulit ketiak dan menjadikannya lebih cerah dan halus.

Kemudian Brightening Happy Shave yang diperkaya dengan Micro Vitamin C, 8 Superfood dan pro vitamin B5 yang dapat membantu mencerahkan, menghaluskan serta mengurangi iritasi yang timbul akibat bercukur. Lalu Brightening Antibakteri yang diperkaya Micro Vitamin C, 8 Superfood dan Anti-Bac ACH (Alumunium Chlorohydrate) yang dapat membantu mencerahkan dan mengurangi bakteri penyebab bau badan hingga 99,9 persen.

Juga Brightening Silk Touch yang mengandung Micro Vitamin C, 8 Superfood dan Kaolin yang membantu mencerahkan dan membuat ketiak terasa halus dan lembut seperti sutra, serta cocok untuk kulit kering dan sensitif.

Baca juga: Salah satu ketiak kadang lebih bau

Baca juga: Empat bahan alami memutihkan kulit ketiak

Baca juga: Begini cara menegur orang bau badan menurut psikolog

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar