PPP Kehilangan Zainuddin MZ

PPP Kehilangan Zainuddin MZ

Suryadharma Ali. (ANTARA)

Bandung (ANTARA News) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merasa kehilangan atas meninggalnya kader PPP KH Zainuddin MZ yang dikenal sebagai da`i sejuta umat.

"Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya, semoga Allah menerima amal baiknya, dan mengampuni semua kesalahan dan kekhilafannya," kata Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Alie, di lokasi Muktamar VII PPP di Hotel Panghegar, Bandung, Selasa.

Menurut dia, PPP merasa kehilangan salah satu kadernya yang telah banyak memberikan kontribusi untuk perkembangan partai.

Suyadharma berharap, keluarga Zainuddin MZ tetap sabar, tabah, dan tegar, serta dikuatkan imannya dalam menghadapi musibah tersebut.

Menteri Agama Republik Indonesia ini menyatakan, sudah lama tidak bertemu dengan almarhum.

"Saya terakhir bertemu almarhum sekitar dua bulan lalu saat menghadiri pernikahan putra Lulung Lunggana, Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Saat itu saya sempat berbicara sebentar dengan almarhum," katanya.

Menurut dia, Zainuddin MZ adalah mubalig yang gigih dalam menyebarluaskan ajaran agama Islam melalui dakwah dengan canda yang sehat dan segar sehingga tidak membosankan.

Suryadharma berharap, bisa muncul mubaliq muda dengan kualitas dan kemampuan seperti KH Zainuddin MZ sehingga ada regenerasinya.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mendapat gantinya," katanya.

Menurut dia, apresiasi yang paling tepat diberikan kepada almarhum adalah dengan cara memanjatkan doa bersama yang diamini oleh sekitar 1.400 orang peserta Muktamar VII PPP.

Kebutuhan yang sangat relevan bagi almarhum saat ini, kata dia, adalah doa, bukan yang sifatnya material.

Suryadharma juga mengakui, Zainuddin MZ telah banyak berjasa terhadap perkembangan PPP yakni banyak mengumpulkan suara.

"Beliau memang termasuk orang yang memiliki keinginan yang kuat untuk membesarkan Partai Persatuan Pembangunan," kata Suryadharma.

KH Zainuddin MZ adalah kader PPP yang kemudian mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR), tapi kemudian kembali lagi ke PPP.
(T.R024/J006)

Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar