Atletik

PASI punya tiga fokus utama dalam pengembangan atletik di Indonesia

PASI punya tiga fokus utama dalam pengembangan atletik di Indonesia

Sekjen PB PASI Tigor Tanjung dalam sesi wawancara di kawasan Sudirman, Jakarta (3/7/2019) ANTARA/Cornea Khairany.

Di berbagai daerah juga pembangunan sarana untuk atletik juga dilaksanakan
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) memiliki tiga fokus utama dalam mengembangkan atletik di Tanah Air.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PASI, Tigor Tanjung, menyebut fokus pertama dan paling utama di bawah pimpinan Luhut Binsar Panjaitan adalah peningkatan prestasi.

"Kemudian kedua adalah adanya peningkatan sarana dan prasarana. Lalu ketiga, mengusahakan agar atletik menjadi industri," kata Tigor Tanjung kepada ANTARA, Selasa.

Baca juga: Lalu Zohri dan kolega batal ke Kazakhstan tahun ini karena Omicron

Untuk mencapai tujuan tersebut, lanjut Tigor, PASI memiliki serangkaian program. Namun dalam perjalanannya memang penuh tantangan mengingat saat ini kondisi masih pandemi COVID-19.

Adapun terkait sarana, PASI terus melakukan upaya untuk memeratakan fasilitas di seluruh Indonesia. Selain itu, kata Tigor, PB PASI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga bakal membangun fasilitas atletik di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang merupakan lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) atletik untuk nomor jarak jauh.

"Di sana, akan ada fasilitas pelatnas modern memenuhi standar internasional. Pembangunannya awal tahun ini. Semoga dalam waktu enam bulan ke depan lintasannya sudah jadi. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan asrama, sehingga nanti di Pangalengan kita memiliki fasilitas pelatnas yang baik," ujar Tigor.

Baca juga: PASI bakal gelar Kejurnas Atletik sebelum Asian Games Hangzhou 2022

"Di berbagai daerah juga pembangunan sarana untuk atletik juga dilaksanakan. Dari sisi sarana, kami akan dorong terus, agar sarana atletik di Indonesia ini merata," kata Tigor menambahkan.

Adapun terkait industri, lanjut Tigor, PASI terus berupaya melakukan terobosan-terobosan. "Perjalanannya memang perlu waktu, tapi tidak boleh diam," kata Tigor

Tigor optimistis semua program yang dijalankan dapat terealisasi. "Atletik adalah mother of sport. Atletik juga adalah nomor satu di Olimpiade. Jadi kami akan terus berupaya untuk bisa mencapai semua tujuan tersebut," pungkas Tigor.

Baca juga: PASI siapkan program dan petakan kejuaraan yang diikuti pada 2022

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar