Saham China berakhir anjlok jelang pertemuan Fed dan Tahun Baru Imlek

Saham China berakhir anjlok jelang pertemuan Fed dan Tahun Baru Imlek

Ilustrasi: Bursa saham China (ANTARA/Reuters)

Shanghai (ANTARA) - Saham-saham China berakhir jatuh pada perdagangan Selasa di tengah melemahnya sentimen karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve (Fed) AS akan memperketat kebijakan dan ketidakpastian di pasar menjelang liburan Tahun Baru Imlek yang akan datang.

Indikator utama Bursa Efek Shanghai, Indeks Komposit Shanghai anjlok 2,58 persen atau 91,04 poin menjadi menetap di 3.433,06 poin. Sementara itu indeks saham unggulan China CSI300 merosot 2,26 persen atau 108,29 poin menjadi ditutup di 4.678,45 poin pada akhir sesi.

Sementara itu Indeks Komponen Shenzhen yang melacka saham-saham di bursa kedua China tergelincir 2,83 persen atau 397,90 poin lebih rendah menjadi berakhir di 13.683,89 poin.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah, indeks Shanghai tergerus 0,42 persen

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng (HSI) merosot 1,67 persen atau 412,85 poin menjadi ditutup pada 24.243,61 poin. Sementara itu Indeks Hong Kong China Enterprises jatuh 1,79 persen atau 154,76 poin, menjadi mengakhiri sesi di 8.503,35 poin.

Federal Reserve AS akan memulai pertemuan dua hari pada Selasa waktu setempat, dan pasar China akan ditutup untuk liburan Tahun Baru mulai dari 31 Januari.

Baca juga: Saham Korsel catat turun terbesar 11 bulan, KOSPI anjlok 2,56 persen

Saham-saham raksasa teknologi dan perusahaan keuangan menyeret saham Hong Kong lebih rendah, di tengah kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dan meningkatnya ketegangan di Ukraina.

Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham perusahaan-perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan (start-up) di papan perdagangan bergaya Nasdaq China, juga terperosok 2,67 persen menjadi ditutup pada 2.974,96 poin.

Baca juga: Saham Jepang ditutup anjlok, tertekan khawatir naiknya suku bunga AS

Baca juga: IHSG terkoreksi ikuti pelemahan bursa saham Asia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar