Gubernur Jatim komitmen perhatikan pendidikan dan kewirausahaan atlet

Gubernur Jatim komitmen perhatikan pendidikan dan kewirausahaan atlet

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan pengurus lainnya serta perwakilan atlet Jatim disela-sela Musorprov KONI Jatim di Surabaya, Rabu (26/1/2022). ANTARA/Fiqih Arfani.

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkomitmen memberi perhatian terhadap dunia pendidikan dan bekal pelatihan kewirausahaan kepada para atlet setelah "pensiun" mendatang.

"Ketika mereka tidak lagi menjadi atlet, mereka dapat melanjutkan dengan menjadi wirausahawan dan memilki kehidupan layak," ujar Khofifah saat menghadiri Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jatim di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, atlet adalah pahlawan patriot olahraga yang telah membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia sehingga sudah sepatutnya diberikan apresiasi.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut berharap atlet-atlet memiliki kehidupan yang layak setelah mereka tidak lagi berstatus sebagai atlet.

"Karena banyak di antara para atlet yang setelah pensiun kemudian memiliki kehidupan memprihatinkan. Hal itu sangat jauh berbeda dengan apa yang telah mereka berikan kepada daerah, bangsa dan negara," ucap Khofifah.

Baca juga: Marciano ingin Jatim jadi contoh dalam memberi perhatian kepada atlet 
Baca juga: Erlangga Satriagung sarankan Jatim ikut "bidding" tuan rumah PON 2028 


Ia juga bertekad memberikan perhatian kepada para atlet yang telah berprestasi membawa panji-panji kebesaran provinsi agar dapat melanjutkan pendidikan dengan beasiswa hingga jenjang Strata 3 (gelar doktor).

"Prestasi atlet itu tidak diraih dengan gratis. Mereka luar biasa berlatih dengan keras hingga sukses," kata Khofifah.

Bekal pelatihan dan pendidikan, sambung dia, akan diberikan oleh berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi ternama di Jawa Timur.

Lebih lanjut, Khofifah pun meminta agar atlet dan pihak terkait tak hanya menjadikan olahraga sebagai ajang meraih prestasi, tetapi juga alat untuk mempererat persatuan serta kesatuan bangsa.

Olahraga, menurut dia, adalah media yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan.

"Jadi bagi teman-teman di KONI dan para atlet, bawalah pesan persaudaraan dan perekat dimensi kemanusiaan, di mana dan kapan saja," tutur Khofifah.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut hadir pula Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Soewarno dan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. 

Baca juga: Dua nama daftar bakal calon ketua KONI Jatim 
Baca juga: Ketua umum KONI Pusat puji program tali asih mantan atlet 
Baca juga: KONI Jatim komitmen lakukan persiapan lebih matang hadapi PON XXI 

 

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar