G20 Indonesia

BPN tingkatkan kesadaran transformasi digital seiring Presidensi G20

BPN tingkatkan kesadaran transformasi digital seiring Presidensi G20

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto. ANTARA/HO-Kementerian ATR/BPN.

Kita perlu membangun kolaborasi yang baik dalam komunikasi publik,
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya meningkatkan kesadaran publik terkait transformasi digital yang merupakan salah satu agenda dalam Presidensi G20.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, menjelaskan pihaknya berupaya dalam menyebarluaskan informasi Presidensi G20 yang berfokus dan sesuai dengan isu transformasi digital, kebijakan Satu Peta, dan keberadaan Bank Tanah untuk kesejahteraan masyarakat.

Presidensi G20 Indonesia merupakan salah satu momentum dalam mendorong akselerasi agenda arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi di Indonesia.

Salah satu agenda Presidensi G20 sejalan dengan visi Kementerian ATR/BPN yaitu mewujudkan institusi pertanahan dan tata ruang berstandar dunia dengan transformasi digital.

Himawan mengatakan salah satu strategi komunikasi yang digunakan yaitu dengan membangun kerja sama serta kolaborasi yang apik dalam membangun kesadaran publik terkait program transformasi digital yang dijalankan Kementerian ATR/BPN.

"Kita perlu membangun kolaborasi yang baik dalam komunikasi publik," kata Sekjen Kementerian ATR/BPN.
Baca juga: Menaker: Presidensi G20 RI berkomitmen bangun masyarakat inklusif

Sekjen Kementerian ATR/BPN memandang kerja sama serta kolaborasi dalam komunikasi publik diperlukan untuk membangun kesadaran publik terkait layanan-layanan pertanahan yang sudah bertransformasi ke dalam sistem digital.

Selain dalam rangka membangun kesadaran publik, Sekjen Himawan menuturkan dalam melakukan komunikasi publik perlu juga dilakukan manajemen risiko.

"Komunikasi kita dalam rangka membangun awareness, namun kita juga perlu berhitung kepada risiko," kata Himawan.

Dia mengatakan Kementerian ATR/BPN berupaya terus merespons pertanyaan-pertanyaan masyarakat terkait pertanahan dengan baik, menciptakan berita-berita yang membangun persepsi publik, serta terus fokus untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

Baca juga: Menko Airlangga: Presidensi G20 Indonesia dorong pemulihan inklusif

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar