Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di berbagai daerah tidak mengidap stunting atau kekerdilan, melainkan harus tumbuh dan berkembang untuk memulihkan perekonomian nasional.

"Jangan UMKM kita itu terkena penyakit stunting, ya; tidak besar-besar (malah) kerdil terus," kata Wapres Ma’ruf saat meresmikan Pencanangan Kick Off Ekosistem Global Halal Hub di Tangerang, Banten, Kamis.

Wapres meminta berbagai pemangku kepentingan terus mendorong UMKM dan mendukung penambahan pelaku usaha tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) menjadi usaha menengah atau UMKM.

Baca juga: Wapres dorong pembangunan mal pelayanan publik permudah layanan publik

Baca juga: Pemerintah antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia


Pengembangan UMKM menjadi kunci penting untuk memulihkan dan meningkatkan perekonomian Indonesia. Oleh karenanya, Wapres meminta seluruh pihak untuk mendukung pelaku UMKM menjadi usaha menengah hingga besar.

"Di antara 64 juta pelaku usaha di Indonesia, jumlah pelaku usaha mikro masih mendominasi sekitar 98,6 persen dan usaha kecil hanya 1,2 persen. Ini perlu kita cermati dengan optimisme dan semangat yang tinggi," jelasnya.

Wapres juga mengingatkan pentingnya konektivitas digital sebagai upaya untuk membuka peluang bagi para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produknya. Peluang tersebut harus dimanfaatkan agar nilai ekspor terhadap produk-produk UMKM dalam negeri semakin meningkat.

"Saya berharap hadirnya ekosistem global halal hub ini menjadi awalan yang baik untuk mensinergikan berbagai pihak dan membawa semakin banyak produk halal maupun UMKM halal Indonesia ke pasar global," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga berharap pengembangan ekosistem global halal hub mencakup seluruh aspek penting seperti kualitas produk, kuantitas produk, kontinuitas produk hingga pemasaran digital.

"Kita berharap produk-produk UMKM halal nasional akan semakin dikenal dan mudah diperoleh masyarakat internasional. Saya mengajak kita semua untuk memperkuat kolaborasi sinergi agar kontribusi ekspor UMKM yang saat ini masih sekitar 16 persen bisa meningkat signifikan pada tahun 2024," ujar Wapres.

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2022