Jakarta (ANTARA) - Perusahaan riset pasar atau market research Ipsos Indonesia merilis hasil riset mengenai perilaku dan antusiasme masyarakat dalam menyambut kemeriahan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas.

Baca juga: Promo jadi alasan utama masyarakat saat memilih platform "e-commerce"

Hasilnya, dari 1.000 responden, 49 persen di antaranya mengatakan telah memiliki rencana belanja berupa daftar ragam produk yang akan dibeli saat Harbolnas.

"Hampir setengah responden ternyata sudah punya list atau bayangan apa yang akan mereka beli, barang apa, dan di platform mana. Jadi mereka sudah punya list bahkan sebelum tanggal Harbolnas," kata Gita Marino, Associate Director, OBV & CHP, Ipsos Indonesia saat konferensi pers virtual, Jumat.

Sementara itu, lanjut Gita, 37 persen responden menjawab masih akan melihat penawaran yang disediakan saat hari H, sedangkan 10 persen lainnya memastikan akan berbelanja produk yang memiliki penawaran menarik.

"Jadi memang bisa kita simpulkan bahwa antusiasme dari customer terhadap Harbolnas itu masih bisa dibilang cukup tinggi," ujar Gita.

Meski demikian, Andi Sukma selaku Country SL Group Leader, OBV, CEX & CP Ipsos Indonesia mengatakan bahwa sebanyak 37 persen responden yang memilih untuk memantau penawaran terlebih dahulu perlu mendapatkan perhatian serius bagi para pemain e-commerce.

Baca juga: Shopee ajak pengguna belanja praktis di 2.2 COD Sale

"Nah, yang masih wait and see ini menjadi PR bagi e-commerce untuk menciptakan kepercayaan mereka, karena mereka masih memilih mana yang lebih baik, mana e-commerce yang lebih banyak memberikan kemudahan bagi mereka. Ini yang harus mulai diantisipasi oleh teman-teman di industri (e-commerce)," kata Andi.

Dalam menyambut Harbolnas, pengguna rupanya tidak hanya menyusun rencana terkait barang yang akan dibeli, tapi juga platform e-commerce mana yang akan mereka pilih untuk berbelanja.

Shopee menduduki peringkat pertama sebagai platform e-commerce yang paling banyak dipilih untuk berbelanja saat Harbolnas, yakni 60 persen. Kemudian, diikuti oleh Tokopedia 26 persen, Lazada 11 persen, dan Bukalapak 2 persen.

Harbolnas memang telah menjadi salah satu aspek signifikan yang menjadikan kuartal IV sebagai momentum bagi e-commerce untuk meningkatkan nilai saing dan memberikan penawaran terbaik bagi konsumen.

Adapun faktor-faktor yang menjadi alasan masyarakat saat memilih sebuah platform e-commerce, mulai dari rangkaian promo yang ditawarkan, kemudahan metode pembayaran, hingga pilihan produk dari berbagai kategori favorit pengguna, ujar Gita.


Baca juga: OtoDeals rayakan Harbolnas dengan program "Bombastis"

Baca juga: Tips BPKN agar tak tertipu diskon palsu Harbolnas

Baca juga: Dua jam pertama Shopee 12.12, produk terjual meningkat 13 kali lipat

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022