MotoGP

MGPA matangkan persiapan MotoGP Mandalika

MGPA matangkan persiapan MotoGP Mandalika

Salah seorang pekerja sedang memindahkan bata putih di lokasi tribun VIP Village yang nantinya bisa menampung 2.400 orang penonton pada perhelatan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (28/1/2022). (ANTARA/Nur Imansyah).

Lombok Tengah, NTB (ANTARA) - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mematangkan persiapan MotoGP yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada 18-20 Maret mendatang.

Direktur Teknik dan Operasi MGPA Samsul Purba di Mandalika, Jumat, mengatakan sejauh ini persiapan yang dilakukan terdiri dari sejumlah aktivitas di antaranya perbaikan sistem saluran air (drainase) track, pembangunan tribun penonton, pembenahan main track, serta persiapan SDM untuk perekrutan marshal.

"Saat ini sistem saluran air (drainase) track yang sebelumnya mengalami genangan di beberapa titik telah selesai diperbaiki," ujarnya.

Menurut dia, saluran drainase ini dipantau dan dievaluasi dengan rutin seiring tingginya curah hujan dengan intensitas tinggi.

"Saat dilakukan pengukuran dan pemantauan, dapat disimpulkan bahwa sudah tidak ada lagi genangan saat terjadi hujan lebat di area sirkuit," terang Samsul Purba.

Baca juga: MGPA registrasi ulang tenaga marshal untuk MotoGP Mandalika

Disamping perbaikan drainase yang telah selesai, lanjut dia, pihaknya juga membenahi main track sirkuit di antaranya dengan pengecatan pada beberapa area barier sesuai permintaan FIM, penambahan tyre barrier pada beberapa lokasi dan pemasangan digi flag.

"Saat ini juga tengah dilakukan pembangunan tribun penonton antara lain Hospitality Suites VIP Village dan 11 titik lainnya di sejumlah titik di area sirkuit," ucapnya.

Untuk progres pembangunan VIP Village, menurutnya telah memasuki pekerjaan struktur seperti pekerjaan struktur paja, pemasangan dinding bata, dan wiremesh.

"Nantinya, VIP Village ini akan menampung kapasitas hingga 2.400 orang. Sementara, untuk pekerjaan tribun lainnya memasuki tahap pengerjaan tanah antara lain, pemadatan timbunan, pekerjaan concrete pad, dan pekerjaan drainase, serta pemasangan pondasi atap," kata Samsul Purba.

Baca juga: Pemenuhan syarat homologasi grade A Sirkuit Mandalika sudah 90 persen

Sementara itu, untuk target keseluruhan pengerjaan sejumlah fasilitas pendukung tersebut, Samsul Purba menyatakan diupayakan tuntas seminggu sebelum hari H pelaksanaan MotoGP.

"Kami berupaya untuk mempercepat perbaikan serta melengkapi sarana prasarana yang ada di sirkuit ini untuk memaksimalkan perhelatan balap akbar MotoGP pada 18-20 Maret yang diawali dengan Mandalika MotoGP Official Test pada 11-13 Februari. Pekerjaan ini juga tentunya telah dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek teknis sehingga dapat memenuhi persyaratan standar," jelasnya.

Selain perbaikan pada fasilitas penunjang di sirkuit, untuk mendorong persiapan yang maksimal, pihaknya juga berfokus untuk mempersiapkan perekrutan dan pelatihan marshal yang ditargetkan akan terpenuhi pada awal bulan Februari mendatang.

Persiapan rekrutmen marshal ini akan dilakukan dengan tetap berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Kami akan menyiapkan kebutuhan-kebutuhan seperti mendorong kesiapan SDM di Indonesia khususnya di Lombok menyambut event bergengsi ini bersama-sama. Tentunya kesiapan SDM lokal harus dikombinasikan dengan SDM yang telah berpengalaman dalam event balap serupa di level internasional," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan petugas Clerk of The Course (COC) yakni Tamo ex COC MotoGP Sepang dan Tony Witaker ex COC WSBK di Mandalika tahun lalu.

"Harapannya akan ada transfer knowledge dan pengalaman dari pihak-pihak yang berpengalaman kepada SDM lokal sehingga memperkuat persiapan para marshal dalam menghadapi event-event di Mandalika," katanya.

Baca juga: Menkominfo: MotoGP Mandalika etalase industri olahraga Indonesia

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar