Menkokesra Kunjungi Pengungsi Letusan Gunung Lokon

Menkokesra Kunjungi Pengungsi Letusan Gunung Lokon

Tomohon (ANTARA News) - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono mengunjungi para pengungsi korban letusan Gunung Lokon di lokasi pengungsian di Tomohon, Sulawesi Utara.

Lokasi yang dikunjungi tersebut, masing-masing di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 dan Taman Kota Tomohon, Sabtu.

Di SMP Negeri 1 Tomohon terdapat sekitar 1.037 pengungsi terdiri 563 laki-laki dan 474 perempuan, sedangkan di Taman Kota terdapat 894 pengungsi terdiri 452 laki-laki, 442 perempuan.

Pada setiap kunjungan itu, Agung Laksono didampingi antara lain Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Djouhary Kansil, Pelaksana tugas Wali Kota Tomohon, Jimmy Eman, memasuki ruangan-ruangan yang dijadikan tempat tinggal para pengungsi.

Selain itu, Menkokesra juga berdialog dengan para pengungsi mengenai penanganan para pengungsi selama ini.

Agung Laksono mengatakan, dari kunjungan yang dilakukan, diperoleh keterangan kebutuhan mendasar para pengungsi seperti, makanan, air bersih, toilet serta pelayanan kesehatan sudah baik.

"Penangangan yang dilakukan sudah cukup baik. Untuk pelayanan kesehatan 1x24 jam, dan jika perlu dirujuk ke rumah sakit sudah tersedia," katanya.

Agung Laksono mengatakan, warga korban pengungsi juga cukup kooperatif sehingga menggembirakan sebab sangat membantu. Warga diimbau untuk tetap berada di lokasi pengungsian sebelum dinyatakan aman.

"Diharapkan warga disiplin untuk mengikuti ketentuan yang ada, kalau belum dinyatakan aman, jangan dulu kembali ke rumah," katanya.

Nancy Rengkung salah seorang pengungsi di SMP Negeri 1 Tomohon mengatakan, kebutuhan makananan, air bersih tidak ada masalah sebab cukup tersedia.

"Kebutuhan warga sampai saat ini masih terpenuhi," kata Nancy warga Kelurahan Kakaskasen 1 saat menjawab pertanyaan Agung Laksono.

Sebelumnya, sejak meningkatnya aktivitas Gunung Lokon (1.689 meter) pada Sabtu (9/7), dan Minggu (9/7) status gunung tersebut dinaikkan menjadi awas.

Dengan meningkatnya aktivitas gunung itu, tercatat sampai saat ini ada sekitar 4.836 warga berasal dari sejumlah kelurahan di Kota Tomohon, masing-masing Kelurahan Kinilow, Kelurahan Kinilow 1 dan Kelurahan Kakaskasen 1, telah diungsikan pada beberapa lokasi.

Pengungsi itu tersebar pada delapan titik pengungsian di Tomohon, masing-masing SMA Kristen, SMA Kristen Binsus, SMK Kristen 2, SMP 1, SD GMIM 7, Taman Kota, Rumah Dinas Sinode GMIM dan Masjid.

Dalam kunjungan ke Tomohon, Agung Laksono beserta romobongan juga mengunjungi Pos Pemantauan Gunung Lokon dan Mahawu, yang berada di Kelurahan Kakaskasen.,

(J009/A034)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar