Pasca-Skandal Penyadapan, Kepala Polisi Metropolitan Inggris Mundur

Pasca-Skandal Penyadapan, Kepala Polisi Metropolitan Inggris Mundur

Edisi terakhir News of the World di London, Inggris, Minggu (10/7). (REUTERS/Luke MacGregor)

London (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Kepala Polisi Metropolitan Inggris Paul Stephenson mengundurkan diri Ahad (17/7), setelah dirinya dituduh memiliki hubungan dengan News of the World, media cetak milik Rupert Murdoch yang ditutup sehubungan dengan skandal penyadapan telepon.

"Saya sore ini telah memberi tahu Istana, Menteri Dalam Negeri dan Walikota mengenai keinginan saya untuk mundur sebagai Komisaris Dinas Kepolisian Metropolitan," kata Stephenson di dalam satu pernyataan yang dikutip Xinhua.

Perwira polisi paling senior di Inggris tersebut menimpali, "Saya telah mengambil keputusan sebagai konsekuensi dari spekulasi yang beredar dan tuduhan yang berkaitan dengan hubungan Met`s dengan News International di tingkat senior, terutama sehubungan dengan Neil Wallis, yang anda tahu ditangkap sehubungan dengan Operation Weeting pekan lalu."

Stephenson dikecam karena dirinya mempekerjakan Neil Wallis, mantan Wakil Redaktur New s of the World yang ditanyai oleh polisi lantaran menyelidiki penyadapan telepon, sebagai penasehat komunikasi.

Stephenson juga diduga menghabiskan waktu di satu pusat kesehatan tempat Wallis bekerja sebagai konsultan hubungan masyarakat (humas) setelah kakinya dioperasi sebelum Natal 2010.

Ia juga mengatakan, ada pelajaran dari masalah tersebut, tapi dirinya ingin pergi dengan integritas yang utuh.

Menteri Dalam Negeri Theresa May, yang sebelumnya menyatakan ia akan berbicara dengan anggota Parlemen mengenai "keprihatinannya" tentang kedekatan hubungan antara News International dan polisi, mengatakan ia "menyesal" Spehenson telah mundur dan berterima kasih kepadanya atas pekerjaannya.

News of the World adalah surat kabar paling laris dari perusahaan News International, perusahaan cabang juragan media Rupert Murdoch, pemilik News Corporation.
(Uu.C003/A011)

Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar