Pikal Ancam Adukan PSSI ke FIFA

Pikal Ancam Adukan PSSI ke FIFA

Alfred Riedl (kanan) dan Wolfgang Pikal (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/ama/11)

Jakarta (ANTARA News) - Mantan asisten timnas Wolfgang Pikal mengancam akan mengadukan PSSI ke FIFA jika dalam satu pekan kedepan tidak ada kejelasan mengenai pembayaran kompensasi sisa kontrak.

"Kami (bersama mantan pelatih timnas Alfred Riedl) ingin kejelasan. Saat ini kami sudah lewat seminggu dari diumumkan (pemecatan). Sejauh ini belum ada surat pemecatan," kata Pikal usai menyerahkan surat ke PSSI di Senayan Jakarta, Rabu.

Alfred Riedl bersama dengan Wolfgang Pikal dikontrak oleh PSSI dibawah kepengurusan Nurdin Haldi selama dua tahun dan berakhir Mei 2012. Namun setelah kepengurusan baru terbentuk keduanya langsung dilengserkan.

Menurut dia, pihaknya bersama dengan Alfred Riedl ingin menyelesaikan masalah sisa kontrak dengan baik-baik. Hanya saja hingga saat ini belum ada perkembangan meski sebelumnya telah bertemu dengan Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman.

Pikal saat mendatangi PSSI juga menegaskan bahwa kontrak dirinya dan Alfred Riedl adalah dengan PSSI bukan dengan kepada Nirwan Darmawan Bakrie seperti yang pernah dikatakan oleh Ketua Umum PSSI baru Djohar Arifin Husin.

Saat ke kantor yang berada diareal Gelora Bung Karno Senayan Jakarta itu, ia juga didampingi oleh Alfred Riedl. Hanya saja Riedl tidak turun dari mobilnya.

"Kopian kontrak saya telah saya serahkan ke PSSI. Untuk kontrak asli tetap saya pegang. Untuk Alfred Riedl kontrak asli yang diserahkan," katanya menambahkan.

Posisi Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal saat ini digantikan oleh Wim Rijsbergen dan Rahmad Darmawan. Kondisi ini tidak berlaku pada asisten pelatih lainnya Widodo Cahyono Putro dan Edi Harto. Keduanya saat ini masih dipertahakan oleh PSSI.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman mengaku pihaknya saat ini masih mempelajari kontrak pada keduanya. Hanya saja terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan PSSI kepengurusan lama.

"Kami masih menunggu Pak Nirwan. Kemungkinan kembali ke Indonesia tanggal 23 atau 24 nanti," katanya.

Menurut dia, PSSI akan berusaha mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah antara PSSI dengan Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal.

Ditanya batas satu pekan yang diberikan oleh Wolfgang Pikal, pria yang juga menjabat Sekjen Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia itu mengaku tidak masalah karena akan diselesaikan kurang dalam satu pekan. 
(*)





Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar