Jakarta (ANTARA) - Volkswagen tidak melihat kekurangan global semikonduktor berakhir tahun ini, meskipun seharusnya sedikit lebih mudah di paruh kedua, kata anggota dewan dikutip oleh Majalah Industri Automobilwoche.

"Situasi yang bergejolak akan memengaruhi kita setidaknya di luar paruh pertama tahun ini," ucap Kepala Pengadaan di dewan Volkswagen Murat Aksel dalam sebuah wawancara dengan Automobilwoche, dikutip Reuters, Senin.

Produsen mobil di seluruh dunia telah terkena kekurangan semikonduktor yang disebabkan oleh gangguan rantai pasokan COVID-19 serta permintaan semikonduktor yang melonjak di perusahaan elektronik konsumen.

Aksel mengatakan jelas ada masalah struktural saat bermain, dengan permintaan akan terus naik di industri pembuatan mobil.

Dengan demikian, alih-alih melihat klaim kerusakan dari pemasok di belakang pada pengiriman chip, fokusnya adalah bekerja sama dengan mereka untuk memastikan ketersediaan yang lebih baik, katanya.

Seharusnya menjadi lebih mudah untuk membuat prediksi yang andal pada tahun 2023, ketika kapasitas produksi semikonduktor lebih online, katanya.

Baca juga: Volkswagen akan bangun 1 juta EV per tahun di China mulai 2023

Baca juga: Volkswagen mulai pengiriman SUV Tiguan 2021 ke pelanggan di India

Baca juga: Pemda DIY dukung Jogja Volkswagen Festival 2022 di Prambanan
Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022