Warga Padang diimbau optimalkan ibadah akhir Ramadhan

Padang (ANTARA News) - Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi Ansyarullah mengimbau warga kota itu mengoptimalkan ibadah memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah.

"Mari maksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan memperbanyak amalan, karena banyak keutamaan yang dijanjikan Allah SWT," kata dia di Padang, Minggu.

Ia menyebutkan, ibadah yang dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadhan adalah melaksanakan itikaf di masjid dan mushalla.

"Salah satu keutamaan pada 10 hari terakhir Ramadhan yaitu terdapat malam Qadar, dimana malam itu lebih baik dari seribu bulan," kata dia.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum menunaikan kewajiban membayar zakat fitrah, ia juga mengimbau agar segera menunaikannya sebelum Idul Fitri datang.

"Dengan membayar zakat fitrah lebih awal, maka masyarakat yang berhak menerima dapat turut berbahagia dalam menyambut lebaran," kata dia.

Ia menambahkan, sebagian masyarakat saat ini ada yang mulai mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri, namun jangan sampai mengabaikan ibadah Ramadhan yang masih tersisa.

"Jangan mengabaikan ibadah pada hari-hari terakhir Ramadhan karena sibuk persiapan menyambut Lebaran yang hanya satu hari ," ujar Mahyeldi.

Menurut dia, masyarakat yang terlalu disibukkan menyambut Idul Fitri sehingga mengabaikan ibadah pada 10 hari terakhir seperti orang yang mencari penjahit namun kehilangan kapak.

"Jangan sampai karena menyambut Lebaran kita kehilangan kesempatan untuk memperbanyak ibadah pada hari-hari terakhir Ramadhan," lanjut dia.

Kemudian, kepada masyarakat dalam merayakan Idul Fitri ia juga mengimbau sebaiknya tidak berlebih-lebihan, tapi cukup menyambutnya dengan sederhana.

Mahyeldi juga mengimbau para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk menyambut dan merayakan Idul Fitri dengan sederhana.

Terkait penetapan Idul Fitri, ia mengimbau masyarakat untuk merayakannya sesuai dengan keputusan yang ditetapkan pemerintah.

(T.KR-IWY/R014)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Ratusan kilogram narkoba digagalkan selama bulan Ramadhan

Komentar