Jakarta (ANTARA) - Anggota grup (G)I-DLE Jeon Soyeon dan agensinya Cube Entertainment meminta maaf secara resmi terkait kontroversi plagiarisme lagu di final “My Teen Girl”.

Dikutip dari Soompi, Selasa, “My Teen Girl” adalah program audisi girl grup MBC yang menayangkan finalnya secara langsung pada 27 Februari lalu. Kontroversi ini bermula dari Jeon Soyeon yang merupakan seorang mentor di acara itu memberi hadiah kepada para kontestan sebuah lagu berjudul “SUN” yang dia buat untuk mereka tampilkan di final.

Baca juga: NMIXX dituding jiplak video musik ATEEZ

Namun sayangnya, setelah final ditayangkan, orang-orang memperhatikan kesamaan chorus lagu “SUN” dengan lagu ATEEZ 2019 “Wave”. Kendati demikian, KQ Entertainment yang merupakan agensi ATEEZ telah menyatakan bahwa meskipun nama tim produksi mereka telah terdaftar di kredit “SUN”, mereka tidak memberikan izin untuk lagu atau nama produser digunakan dalam lagi itu.

Di sisi lain, Cube Entertainment juga telah menanggapi hal tersebut. Mereka pun secara resmi meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi.

"Ini adalah pernyataan resmi kami mengenai kontroversi seputar lagu penutup “My Teen Girl” “SUN”, di mana Jeon Soyeon (G)I-DLE berpartisipasi sebagai komposer,” tulis agensi itu.

“Pertama, kami menundukkan kepala dan meminta maaf karena menyebabkan kontroversi dengan perilisan “SUN”. Setelah final ditayangkan, kami memantau situasi dan mengenali kesamaan bagian melodi dengan lagu lain,” lanjutnya.

Cube Entertainment juga mengabarkan bahwa Jeon Soyeon telah meminta maaf kepada produser lagu “Wave” dari Ateez secara langsung. Selain itu, produser pun meminta untuk mengubah kredit dalam lagu “SUN”.

“Dalam proses itu, kami menilai bahwa karena kami telah mengakui kesamaan, kami harus memberikan kredit kepada produsen asli. Setelah diskusi Soyeon dengan produser, dia mengirim permintaan ke perusahaan produksi “SUN” meminta untuk mengubah kredit,” jelasnya.

“Sekali lagi, kami mohon maaf atas situasi di mana kredit diubah tanpa diskusi konkret dengan produser yang bersangkutan dan agensi mereka. Kami akan melakukan yang terbaik agar masalah ini tidak terjadi lagi,” tutupnya.


Baca juga: Acara PD Na "Summer Vacation" dituduh jiplak game video Jepang

Baca juga: Yubin Wonder Girls batal rilis solo gara-gara plagiat

Baca juga: Antiplagiarisme bentuk karakter rakyat lewat pendidikan


Penerjemah: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022