Painan, Sumbar (ANTARA News) - Jalan lintas barat Sumatera di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terancam putus akibat lantai jembatan beton di Barung - Barung Belantai Kecamatan Koto XI Tarusan berlubang besar dan nyaris ambruk.

Informasi yang diperoleh ANTARA di lokasi, Kamis, penyebab terbannya lantai jembatan itu karena hantaman arus sungai yang meluap saat terjadi hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Rabu (25/8) sore hingga Kamis (25/8) dinihari.

Seorang warga setempat, Oyon (40), mengatakan, kondisi jembatan tersebut mulai memburuk sekitar pukul 23.30 WIB Rabu malam, saat hujan masih deras mengguyur Barung-barung Belantai.

Sebagian lantai jembatan terban ke sungai dan retak sehingga membentuk lobang besar tepatnya di tengah jembatan ruas Jalan Lintas Barat Sumatera itu. Kondisi tersebut selain mengkhawatirkan pengguna jalan, juga membuat pengendara kendaraan roda empat takut melewatinya.

Di lokasi sempat terjadi kemacetan dari pukul 05.30 WIB hingga 07.30 WIB Kamis pagi. Antrean panjang mobil membuat barisan sekitar satu kilometer dari dua arah berlawanan.

Saat itu intensitas lalu lintas kendaraan jalan lintas Padang- Bengkulu tersebut sudah mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari hari biasa.

Pegawai Balai Prasarana Jalan Wilayah Sumbar II, Zukirman, ketika dihubungi melalui telpon genggamnya membenarkan kondisi buruk jembatan sempat membuat kemacetan karena adanya kekhawatiran ambruk oleh pengemudi kendaraan jika dilewati.

Mendapat laporan dari masyarakat tentang kondisi jembatan tersebut, pihak teknis terkait langsung menurunkan satu unit alat berat dan operator ke lokasi untuk mengantisipasi agar tidak terjadi dampak buruk bagi pengguna jalan.

"Hingga saat ini belum diketahui sejauh mana kerusakan yang dialami jembatan Barung Barung Belantai itu akibat dihantam air bah saat hujan deras. Tadi pagi kami telah mengirim tim ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jembatan tersebut," kata Zukirman.

Menurut Zukirman, seberapa besar kerusakan yang dialami jembatan tersebut akan diketahui setelah dilakukan pengecekan di lapangan oleh tim nanti.

"Kita masih menunggu hasil pengecekan tim, untuk mengambil langkah selanjutnya. Kita akan laksanakan perbaikan segera agar tidak mengganggu arus mudik," ujar Zukirman.

(ANT-205/M027)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011