KA Harina tabrak angkot, satu tTewas

 KA Harina tabrak angkot, satu tTewas

ilustrasi gerbong kereta api(ANTARA/Noveradika)

Purwakarta (ANTARA News) - Seorang meninggal dunia dan tiga lainnya luka berat, akibat kendaraan yang mereka tumpangi dihantam kerta api (KA) Harina, di perlintasan KM 271 Cibogihilir, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis.

Korban tewas dalam kecelakaan pada H+1 Lebaran 2011 itu bernama Otong (45) yang sedang menderita sakit dan bermaksud berobat ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta.

Dari keterangan yang dihimpun menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan tersebut terjadi saat angkutan kota yang penuh penumpang itu berada di perlintasan, bersamaan dengan datangnya KA Harina jurusan Semarang-Bandung.

"Perlintasan dalam keadaan terbuka, dan palang perlintasan pada posisi berdiri," ujar Jaelani, keluarga korban.

Angkot yang dikemudikan Mu`min (32) dihantam bagian depan, dan tergusur belasan meter, di tengah sepinya suasan subuh di perlintasan Cibogohilir.

Para korban adalah serombobgan keluarga dari Tegalwaru, bermaksud mengantar Otong untuk berobat ke RS Bayu Asih, dan menggunakan angkot sewaan.

Namun peristiwa tragis menjemput, dan Otong meninggal di tempat kejadian.

Ketiga korban luka berat, mendapat perawatan intensif di RS Bayu Asih, bernama Dadang, Yanto dan Mu`min.

"Dua di antaranya dalam kondisi kritis, sehingga harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung, " kata seorang dokter jaga RS Bayu Asih.

Sementara itu, Kepala Stasun Purwakarta, Erta wardana, membenarkan informasi bahwa saat kejadian perlintasan di Cibogohilir itu dalam keadaan terbuka.

"Informasi yang saya terima, seperti itu," katanya.

Ia menolak merinci lebih jauh karena tempat kejadian berada di wilayah stasiun Plered.
(ANT-151/A035)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar