Jakarta (ANTARA) - Kelompok kejahatan dunia maya bernama Pandora merilis pernyataan bahwa mereka telah mencuri informasi rahasia dari Denso, pemasok utama untuk Toyota Motor Corp, dan mengancam akan merilis data rahasia tersebut di situs gelap, lapor warta NHK Jepang, dilansir Reuters pada Senin.

Mengutip perusahaan keamanan informasi Mitsui Bussan Secure Directions, kelompok Pandora disebutkan memiliki lebih dari 157.000 data pesanan pembelian, email dan sketsa, atau data senilai 1,4 terabyte milik Denso.

Juru bicara Denso mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah mendeteksi akses tidak wajar menggunakan ransomware di DENSO Automotive Deutschland, grup perusahaan yang menangani penjualan dan teknis di Jerman, pada Kamis pekan lalu.

Juru bicara Denso menolak untuk mengkonfirmasi laporan NHK tetapi mengatakan kegiatan produksi dan bisnis tidak terpengaruh pada saat ini.

Pandora diduga melakukan serangan siber menggunakan ransomware yang mengenkripsi data perusahaan dan meminta tebusan sebagai imbalan untuk tidak membocorkan data tersebut, NHK melaporkan.

Salah satu pemasok Toyota terkena serangan siber akhir bulan lalu yang menutup produksi dalam negeri untuk satu hari pada 1 Maret, mempengaruhi produksi sekitar 13.000 kendaraan.

Baca juga: Anonymous klaim telah retas lebih dari 300 situs web resmi Rusia

Baca juga: Geng Conti peretas BI targetkan pemerintahan dan industri

Baca juga: Remaja 17 tahun dituduh otak peretasan Twitter
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2022