Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) harus semakin nampak dalam program penyelenggaraan pelatihan yang diberikan.

Hal tersebut disampaikan Wapres dalam sambutannya pada acara Pelatihan Vokasi Untuk Indonesia Maju di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu, sebagaimana disaksikan secara virtual.

"Transformasi BLK menjadi BPVP juga harus semakin nampak dalam penyelenggaraan program dan pelatihan vokasi yang diberikan. Program pelatihan sangat penting bagi masyarakat yang akan terjun ke dunia kerja maupun mereka yang ingin membangun usaha secara mandiri," ujar Wapres.

Baca juga: Wapres: Masalah ketenagakerjaan masih jadi isu sentral

Wapres menekankan pelayanan di BPVP Bandung Barat patut diapresiasi, karena mendapat predikat baik pada tahun 2021. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk menciptakan inovasi-inovasi pelatihan vokasi sesuai kebutuhan masyarakat setempat maupun dunia industri yang pasti terus berkembang.

"Kualitas maupun cakupan pelatihan khususnya bagi para petani, peternak setempat termasuk penyandang disabilitas agar terus ditingkatkan. Bekal pelatihan ini sangat penting untuk menciptakan pribadi-pribadi yang mandiri bahkan nantinya dapat turut berkontribusi di tengah masyarakat," jelasnya.

Selain itu, kata Wapres, pelatihan seputar digitalisasi pertanian, baik on farm maupun off farm juga perlu untuk terus ditingkatkan. Wapres menekankan pemerintah menginginkan para petani, peternak tidak hanya mampu meningkatkan produksi tapi juga mampu memasarkan hasil pertanian dan peternakan serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada kesempatan tersebut menyampaikan, kompleksitas tantangan dalam persoalan ketenagakerjaan tidak akan bisa diantisipasi dengan baik jika pemerintah hanya menyandarkan diri pada bentuk-bentuk pelaksanaan program yang sifatnya sekedar menyediakan formula kebijakan parsial dan bersifat tambal sulam.

Menurut Menteri Ida, diperlukan cara pandang holistik bahkan radikal untuk memotret keseluruhan akar masalah, guna mengurai, menganalisa dan membenahi secara fundamental.

Ida mengatakan situasi dan tantangan berat tersebut mendorong Kementerian Ketenagakerjaan mengambil langkah besar guna menawarkan solusi sistematis dan komprehensif melalui lompatan terobosan yang menandakan kebijakan baru, salah satunya adalah transformasi BLK menjadi BPVP.

Baca juga: Wapres minta BPVP Bandung Barat dukung pengembangan "Santripreneur"
Baca juga: Wapres ingin pesantren jadi model pertanian modern

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2022