counter

Keluarga tak perlu mengantar calon haji

Keluarga tak perlu mengantar calon haji

Sejumlah anggota keluarga yang mengantar calon haji melihat dari balik pagar di Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (2/10). Pemberangkatan 444 calon haji Kloter kedua Jawa Barat tersebut sempat ricuh akibat keluarga yang mengantar mendesak masuk ke kawasan Pendopo. (ANTARA/Feri Purnama)

Boyolali (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta mengimbau, masyarakat tidak perlu mengantarkan calon haji dari daerahnya hingga Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Imbauan ini terkait kecelakaan minibus yang ditumpangi para pengantar berasal dari Kendal.

Ketua Humas PPIH Embarkasi Adi Soemarmo Surakarta, Badrus Salam mengatakan Kanwil Kementerian Agama Jateng telah mengimbau secara langsung dan surat ke berbagai daerah yang intinya masyarakat cukup mengantar sanak saudaranya yang hendak ibadah haji sampai di kantor pemerintah kabupaten dan kota.

"Pengantar tidak perlu sampai ke Asrama Haji Donohudan Boyolali karena hal itu justru akan merepotkan calon haji yang bersangkutan. Risiko lain seperti musibah kecelakaan yang menimpa pengantar calon haji asal Kendal, di Boyolali, Rabu (5/10)," katanya.

Ia menambahkan "Jika calon haji banyak yang mengantar hingga ke asrama haji, mereka tidak bisa istirahat dan pingin bertemu masyarakat yang mengantarkan di asrama haji."

Ketua Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) Kloter 17 berasal dari Demak Juair menjelaskan, masyarakat menilai orang yang menjalankan ibadah haji menjadi tamu Allah yang harus dimuliakan.

"Masyarakat merasa bangga meski hanya mengantar sampai di asrama haji saja. Bahkan, mereka rela iuran menyewa angkutan untuk mengantar warganya yang akan berangkat haji sampai di embarkasi," katanya.
(B018)

Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Pengerjaan instalasi dan fasilitas tenda wukuf dikebut

Komentar