PSSI diminta tingkatkan pengamanan laga Indonesia-Qatar

PSSI diminta tingkatkan pengamanan laga Indonesia-Qatar

Ribuan suporter Indonesia antre masuk ke pintu stadion pada pertandingan Pra-Piala Dunia 2014 antara timnas Indonesia melawan timnas Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7). Indonesia berhasil mengalahkan Turkmenistan dengan skor 4 - 3. (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA News) - Badan Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) meminta PSSI selaku panitia laga Indonesia-Qatar untuk meningkatkan keamanan sehingga petasan atau barang berbahaya lainnya tidak masuk ke dalam stadion.

"Kami selaku pengelola tidak terlibat langsung dalam penyelenggaraan. Tetapi panitia atau federasilah yang langsung menangani keamanan pertandingan tersebut sehingga pertandingan dapat berjalan lancar," kata Direktur Operasional Badan Pengelola GBK, M Nigara, di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan, memang ada celah dengan luasnya stadion utama ini sehingga perlu kerjasama yang baik antara PSSI dan pihak Pengelola GBK.

Ia merasa yakin bahwa penonton Indonesia dapat menjaga keamanan bersama ketika berada dalam stadion yang sudah berumur 49 tahun ini.

Sementara itu, Koordinator Panpel Indonesia-Qatar, Mursyit WK, menyatakan bahwa panitia akan meningkatkan jumlah personel dan kualitas keamanan jalannya pertandingan.

"Kami akan libatkan sekitar 2.000 personil keamanan. Kami konsen agar petasan dan kembang api tidak lagi masuk ke dalam stadion. Kami harapkan pertandingan tidak ada gangguan," tegasnya.

Untuk lebih tertibnya, pihak panitia akan menerjunkan 400 personil keamanan di 12 pintu masuk. "Kami berupaya seminimal mungkin, hal yang mengganggu pertandingan tidak masuk ke dalam stadion," katanya.

Ia berharap pertandingan Indonesia-Qatar akan berjalan baik dan lancar tidak seperti laga Indonesia-Turkmenistan atau laga Indonesia-Bahrain yang terganggu karena adanya petasan dan kembang api. Apalagi PSSI sudah mendapat surat peringatan dari FIFA soal itu.

"Kami mendapat teguran karena hal itu. Maka untuk selanjutnya kami sudah merencanakan pola keamanan untuk pertandingan Indonesia-Qatar," katanya didampingi Direktur Media PSSI, Tommy Arief.

Masih sepi

Sementara itu, calon penonton yang membeli tiket pertandingan pra Piala Dunia antara Indonesia-Qatar masih sepi hingga Senin siang. Tidak terlihat antrean di loket pemesanan. Panitia sendiri menyiapkan 65 ribu tiket.

"Senin siang ini belum tercatat jumlah pemesanan tiket, untuk kemarin (Minggu) yang terjual lebih dari 2 ribu," katanya.

Disinggung adanya kabar aksi boikot The Jakmania pada setiap kegiatan PSSI, Mursyit berharap semua pihak turut mendukung perjuangan Timnas. "Mari kita dukung Timnas sehingga meraih kemenangan atas Qatar," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar