Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persija Sudirman tidak bisa menjelaskan soal nasib penyerang asal Kroasia, Marko Simic, di timnya, setelah tak dibawa pada laga pamungkas Liga 1 Indonesia 2021-2022 kontra PSS di Bali, Kamis.

"Menjelaskan soal itu bukan tugas saya. Itu tugas manajemen," ujar Sudirman dalam konferensi pers virtual, diikuti di Jakarta, usai pertandingan.

Situasi Marko Simic di Persija menjadi pertanyaan lantaran dia tidak pernah bermain lagi untuk skuad "Macan Kemayoran" sejak 6 Maret 2022.

Baca juga: Pemain Persija mesti siap tak berlaga termasuk Simic-Motta

Pertandingan terakhir Simic di Liga 1 Indonesia 2021-2022 adalah ketika melawan Persib, pada 1 Maret 2022, itu pun dirinya hanya bermain selama 45 menit.

Kemudian, dalam tujuh pertandingan berikutnya secara beruntun, Simic tak pernah lagi tampak berlaga di lapangan.

Selama itu, lima kali dia hanya duduk di bangku cadangan dan dua kali tak ada dalam daftar susunan pemain.

Padahal, sebelum kondisi tersebut terjadi, Simic tidak pernah absen dari tim Persija meski dia tidak tampil penuh dalam 12 laga.

Baca juga: The Jakmania bela keputusan Persija cadangkan Simic-Motta

Meski demikian, Marko Simic masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak untuk Persija di Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan 14 gol.

Simic sendiri selalu menjadi andalan Persija sejak bergabung pada tahun 2018. Penyerang berusia 34 tahun itu membantu Persija menjuarai Liga 1 Indonesia 2018 dan menjadi pemain tersubur Liga 1 Indonesia 2019.

Di tengah spekulasi soal masa depan dirinya di tim "Macan Kemayoran", Simic sempat mengunggah kalimat berteka-teki di akun Instagram miliknya, @markosimic_77 pada Kamis (31/3), beberapa jam sebelum laga Persija melawan PSS berlangsung.

Dalam unggahan tersebut, Simic menampilkan foto dirinya berseragam Persija dengan kutipan, "Good luck my friends! Last game..." atau "Semoga beruntung kawan! Pertandingan terakhir...".

Persija pada akhirnya kalah dengan skor 0-2 dari PSS, yang membuat gol melalui Dave Mustaine (penalti) dan Kim Kurniawan.

Kekalahan tidak memengaruhi situasi Persija di klasemen Liga 1 Indonesia 2021-2022. Skuad "Macan Kemayoran" resmi menduduki peringkat kedelapan Liga 1 musim ini dengan 45 poin dari 34 laga.

Sementara bagi PSS, tiga angka membawa mereka lolos dari degradasi setelah mengoleksi total 39 poin dari 34 pertandingan. Skuad "Super Elang Jawa" berada di posisi ke-13 klasemen akhir.

Baca juga: PSS selamat dari zona degradasi usai taklukkan Persija 2-0

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2022