Denpasar (ANTARA News) - Pelaksanaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2011 di Bali menargetkan dapat melayani seribu orang masyarakat setempat agar berbondong-bondong memeriksakan giginya ke Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Kami menyerukan kepada masyarakat Bali untuk memanfaatkan momen periksa gigi gratis ini dengan baik," kata Dekan FKG Universitas Mahasaraswati Drg PA Mahendri Kusumawati M Kes.

Ia menyatakan optimis target itu dapat tercapai mengingat sosialisasi telah dilakukan jauh-jauh hari dan menyasar siswa-siswi sekolah di Denpasar dan masyarakat umum.

"BKGN ini merupakan kegiatan kedua kalinya yang dilaksanakan di Bali, kerja sama antara Pepsodent, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI)," ujarnya.

Saat ini, kata dia, tidak sedikit masyarakat yang masih merasa takut dan cemas berkunjung ke dokter gigi karena rasa sakit dan biaya perawatan yang mahal. Padahal rasa sakit tersebut bisa dikurangi dan bahkan tidak ada, selain biaya perawatan di rumah sakit gigi mulut pendidikan cukup terjangkau oleh masyarakat.

"Dengan semakin banyak masyarakat yang datang pada kegiatan yang digelar dari 13 hingga 15 Oktober 2011 ini, kami harap dapat memotivasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan giginya," ucapnya.

Penyelenggaraan BKGN 2011 tidak terlepas dari kondisi kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia yang masih cukup memprihatinkan. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, sebanyak 72,1 persen masyarakat Indonesia mempunyai lima gigi berlubang.
(ANT)



Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2011