Jakarta (ANTARA) - Honda Motor dan General Motors mengatakan bahwa mereka akan memperluas kerjasama untuk pengembangan dari serangkaian kendaraan listrik yang terjangkau, dan penjualan akan dimulai di Amerika Utara pada 2027.

Dikutip dari Kyodo, Rabu, kendaraan listrik baru akan ditenagai oleh baterai lithium-ion generasi berikutnya, dengan harga penjualan yang diharapkan di bawah 30.000 dollar AS (Rp430 juta) per kendaraan. Beberapa model, termasuk crossover kompak, sedang dipertimbangkan.

Baca juga: Banyak pabrikan mobil tangguhkan bisnis di Rusia

Honda dan GM berencana untuk memproduksi beberapa juta kendaraan di pabrik mereka. Keduanya juga berencana untuk membahas kerja sama dalam teknologi baterai kendaraan listrik masa depan, kata kedua perusahaan dalam siaran pers.

"Honda dan GM akan membangun kolaborasi teknologi kami yang sukses untuk membantu mencapai ekspansi dramatis dalam penjualan kendaraan listrik," kata Kepala Eksekutif Honda Toshihiro Mibe.

Ini adalah proyek bersama terbaru antara pembuat mobil Jepang dan Amerika Serikat. Kedua pembuat mobil tersebut mengatakan pada tahun 2020 bahwa mereka akan bersama-sama mengembangkan dua model kendaraan listrik untuk diluncurkan di pasar Amerika Utara pada 2024.

Mereka juga telah bekerja sama dalam beberapa operasi kendaraan sel bahan bakar.

Kedua pembuat mobil akan berbagi teknologi, desain, dan strategi manufaktur terbaik untuk menghadirkan kendaraan listrik yang terjangkau dan diinginkan dalam skala global, termasuk pasar utama di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan China, kata Ketua dan CEO GM Mary Barra.

Pembuat mobil global seperti Toyota Motor dan Volkswagen juga berencana untuk meningkatkan penawaran kendaraan listrik mereka di belakang gerakan global menuju netralitas karbon selama beberapa dekade mendatang.

Honda meningkatkan kemitraan dalam bisnis kendaraan listrik. Pada bulan Maret, pembuat mobil mengatakan setuju untuk bersama-sama memproduksi kendaraan listrik dengan Sony Group Corp.

Pembuat mobil Jepang telah menetapkan tujuan memiliki kendaraan listrik atau kendaraan listrik sel bahan bakar untuk semua kendaraan barunya yang dijual di seluruh dunia pada 2040.



Baca juga: Pabrik GM dan VW di Shanghai tak terpengaruh "lockdown" COVID-19

Baca juga: GM bersiap luncurkan merek premium baru di China

Baca juga: Lampu terlalu silau, AS wajibkan GM "recall" 725.000 SUV
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022