Pertamina harus menyiapkan serius cadangan operasional, pasokan hingga mengamankan pendistribusian BBM ke SPBU serta elpiji ke para agen
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Marwan Jafar meminta PT Pertamina (Persero) mengamankan pasokan bahan bakar minyak guna mengantisipasi lonjakan aktivitas selama Ramadhan hingga mudik Lebaran.
 
"Pertamina harus menyiapkan serius cadangan operasional, pasokan hingga mengamankan pendistribusian BBM ke SPBU serta elpiji ke para agen agar masyarakat dapat menjalani aktivitas selama Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang, nyaman, dan gembira," ujarnya di Jakarta, Rabu.
 
Mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini mengapresiasi upaya Pertamina yang membentuk Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) untuk mengamankan kebutuhan BBM maupun elpiji mulai 11 April sampai 10 Mei 2022.
 
Ia berharap pihak holding dan subholding Pertamina serta pihak-pihak terkait dapat maksimal dalam memberikan pelayanan kebutuhan BBM maupun elpiji selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini.
 
Lebih lanjut Marwan juga mengingatkan ada sembilan jalur utama pemudik dan jalur logistik darat, puluhan lokasi wisatawan dan beberapa daerah yang termasuk rawan bencana perlu mendapatkan fokus perhatian pelayanan.
 
"Tak kalah penting, kebutuhan BBM untuk transportasi moda kereta api dan jalur moda laut serta kebutuhan bahan avtur juga mesti dipastikan kecukupan pasokan," pesannya.
 
Saat ini, infrastruktur Pertamina terkait pendistribusian BBM maupun elpiji meliputi 114 terminal BBM, 7.000-an lebih SPBU, 667 SPBE, 68 DPPU serta 23 terminal elpiji dan 4.972 agen elpiji.
 
Dalam rapat dengar pendapat dengan Pertamina hari ini, Marwan meminta agar perseroan meningkatkan dan memperkuat kinerja sektor hulu pada sejumlah regional di Sumatra, Jawa, Kalimantan dan wilayah timur Indonesia baik dari sisi produksi, eksplorasi, mengoptimalkan sinergi, serta berkomitmen serius terkait industri peduli lingkungan hijau.
 
Sedangkan terkait pembangunan proyek kilang produsen minyak dan petrokimia grass root refinery (GRR) di Tuban, Jawa Timur, ia mengingatkan kepastian progres maupun tahapan pembangunan GRR yang menjadi salah satu proyek strategis nasional mesti sesuai seperti direncanakan termasuk meliputi pelibatan tenaga kerja setempat, tingkat komponen dalam negeri dan pelestarian lingkungan.

Baca juga: DPR sebut tidak mudah menaikkan harga elpiji tiga kilogram
Baca juga: Ketua Komisi VII DPR nilai positif kenaikan harga Pertamax
Baca juga: DPR usul Pertamina punya kebun sawit untuk biodiesel

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2022